Presiden Taiwan: Perang Tak Memiliki Pemenang

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 17:35 WIB
loading...
Presiden Taiwan: Perang...
Presiden Taiwan Lai Ching-te menegaskan perang tidak memiliki pemenang. Foto/X/@ChingteLai
A A A
TAIPEI - Presiden Taiwan William Lai Ching-te mengatakan bahwa Perang Dunia II menunjukkan bahwa "persatuan menang dan agresi kalah". Dia mengungkapkan bahwa "perang tak ada pemenangnya."

Mengenang tragedi Perang Dunia II, ia mengatakan konflik brutal tersebut telah merenggut puluhan juta nyawa. "Perdamaian tak ternilai harganya," kata Lai di platform media sosial AS, Facebook.

"Perang Dunia II adalah malapetaka sejarah. Akibat ambisi hegemoni, ideologi ekstrem, dan ekspansi militer segelintir diktator, banyak negara di berbagai benua terjebak dalam perang yang brutal; puluhan juta nyawa yang berharga dikorbankan untuk melawan agresi," ujarnya, dilansir Anadolu.

Lai, yang terpilih tahun lalu, mengatakan bahwa negara-negara yang mencintai kebebasan dan menjunjung tinggi perdamaian "harus bersatu untuk mengalahkan" setiap "ambisi ekspansi dan agresi" dengan tekad dan kekuatan yang tak tertandingi.

"Tidak ada rezim yang berhak menginvasi dan merampas kebebasan dan kebahagiaan rakyat dari tanah air lain, apa pun alasan atau dalihnya," kata Lai dalam pernyataannya.

Di sisi lain, Beijing mengatakan bahwa pernyataan Lai merupakan "upaya untuk 'mencari kemerdekaan melalui cara militer' dan 'dengan mengandalkan kekuatan asing'."

BacaJuga: 5 Fakta Pertemuan Trump dan Putin di Alaska, dari Pertanyaan Menohok hingga Tak Ada Kesepakatan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
Wabah Ebola RD Kongo...
Wabah Ebola RD Kongo Tembus 2.000 Kasus, Tewaskan 754 Korban
AS Terus Gempur Iran,...
AS Terus Gempur Iran, Serangan Meluas Tak Hanya di Pesisir Selat Hormuz
Rekomendasi
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.000 Triliun, Purbaya: Masih Aman
Ledakan di Gudang Amunisi...
Ledakan di Gudang Amunisi TNI Madiun, Korban Dilarikan ke RSUD Caruban
Ternyata Pelajar Pembawa...
Ternyata Pelajar Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang Korban Bully
Berita Terkini
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved