Presiden Taiwan: Perang Tak Memiliki Pemenang
Sabtu, 16 Agustus 2025 - 17:35 WIB
loading...
A
A
A
Zhu Fenglian, juru bicara Kantor Urusan Taiwan Dewan Negara, mengatakan: "Kami dengan tegas memperingatkan Lai bahwa setiap upaya untuk memutarbalikkan sejarah Perang Dunia II pasti akan gagal, setiap tindakan yang menantang tatanan internasional pascaperang hanya akan membawa penghinaan bagi dirinya sendiri, dan setiap rencana untuk memecah belah tanah air hanyalah khayalan belaka."
China mengklaim Taiwan sebagai "provinsi yang memisahkan diri", sementara Taipei telah mempertahankan kemerdekaannya sejak 1949.
Perang Dunia II berakhir setelah Jepang mengumumkan penyerahan tanpa syaratnya pada tahun 1945, dan kehilangan sekitar 2,3 juta personel militer dan 800.000 warga sipil dalam perang tersebut.
Pada bulan Mei, Lai juga menghadiri upacara peringatan kemenangan Sekutu dalam Perang Dunia II -- pertama kalinya Taiwan secara resmi memperingati peristiwa tersebut.
China mengklaim Taiwan sebagai "provinsi yang memisahkan diri", sementara Taipei telah mempertahankan kemerdekaannya sejak 1949.
Perang Dunia II berakhir setelah Jepang mengumumkan penyerahan tanpa syaratnya pada tahun 1945, dan kehilangan sekitar 2,3 juta personel militer dan 800.000 warga sipil dalam perang tersebut.
Pada bulan Mei, Lai juga menghadiri upacara peringatan kemenangan Sekutu dalam Perang Dunia II -- pertama kalinya Taiwan secara resmi memperingati peristiwa tersebut.
(ahm)
Lihat Juga :