Trump: Perdamaian Ukraina Tergantung Zelensky dan Pemimpin Eropa
Sabtu, 16 Agustus 2025 - 16:30 WIB
loading...
A
A
A
Putin menambahkan bahwa ia yakin konflik tidak akan pernah terjadi seandainya Trump tetap menjadi presiden.
Ia menggambarkan hubungannya dengan Trump sebagai hubungan yang "sangat baik, profesional, dan berdasarkan kepercayaan", dan mengungkapkan harapan bahwa mempertahankan arah tersebut dapat mengakhiri perang di Ukraina.
Beralih ke hubungan Rusia-AS, Putin mengatakan bahwa hubungan tersebut memburuk ke "titik terendah sejak Perang Dingin," dan "perlu bertindak untuk memperbaikinya."
"Perkembangan seperti itu tidak menguntungkan negara kita maupun dunia secara keseluruhan," tegasnya.
Pemimpin Rusia menekankan bahwa memperbaiki situasi, beralih dari konfrontasi ke dialog, telah menjadi hal yang tak terelakkan.
"Dalam Dalam konteks ini, pertemuan tatap muka antara para pemimpin negara kita menjadi sangat penting, asalkan dipersiapkan dengan baik. Secara umum, pekerjaan persiapan semacam itu memang telah dilakukan," ujarnya.
Presiden menekankan kedekatan geografis antara Rusia dan AS, dengan menekankan bahwa mereka adalah tetangga yang hanya dipisahkan oleh Selat Bering.
Ia juga menyoroti bagaimana pemilihan Alaska sebagai tempat pertemuan mencerminkan sejarah bersama kedua negara, yang mencakup banyak perkembangan positif.
"Kita akan selalu mengingat contoh-contoh sejarah ketika negara kita bersama-sama melawan musuh bersama dalam semangat persahabatan dan aliansi, saling memberikan bantuan dan dukungan." Warisan ini, saya yakin, akan membantu kita membangun kembali kemitraan yang saling menguntungkan dan setara di tingkat yang baru, bahkan dalam situasi yang penuh tantangan," ujarnya.
Pemimpin Rusia mendorong kerja sama yang baru, menekankan potensi yang belum dimanfaatkan dalam hubungan bisnis dan investasi.
Ia mencatat bahwa sejak pemerintahan baru AS menjabat, omzet perdagangan telah tumbuh 20%, yang secara absolut tidak signifikan mengingat kondisi dasar yang sebelumnya dapat diabaikan, tetapi bermakna secara simbolis.
"Secara simbolis, di dekat sini, di perbatasan antara Rusia dan AS, terdapat perubahan batas tanggal, di mana seseorang dapat secara harfiah melangkah dari kemarin ke esok hari. Dan saya berharap kita juga dapat melakukannya di ranah politik," tambahnya.
Ia menggambarkan hubungannya dengan Trump sebagai hubungan yang "sangat baik, profesional, dan berdasarkan kepercayaan", dan mengungkapkan harapan bahwa mempertahankan arah tersebut dapat mengakhiri perang di Ukraina.
Beralih ke hubungan Rusia-AS, Putin mengatakan bahwa hubungan tersebut memburuk ke "titik terendah sejak Perang Dingin," dan "perlu bertindak untuk memperbaikinya."
"Perkembangan seperti itu tidak menguntungkan negara kita maupun dunia secara keseluruhan," tegasnya.
Pemimpin Rusia menekankan bahwa memperbaiki situasi, beralih dari konfrontasi ke dialog, telah menjadi hal yang tak terelakkan.
"Dalam Dalam konteks ini, pertemuan tatap muka antara para pemimpin negara kita menjadi sangat penting, asalkan dipersiapkan dengan baik. Secara umum, pekerjaan persiapan semacam itu memang telah dilakukan," ujarnya.
Presiden menekankan kedekatan geografis antara Rusia dan AS, dengan menekankan bahwa mereka adalah tetangga yang hanya dipisahkan oleh Selat Bering.
Ia juga menyoroti bagaimana pemilihan Alaska sebagai tempat pertemuan mencerminkan sejarah bersama kedua negara, yang mencakup banyak perkembangan positif.
"Kita akan selalu mengingat contoh-contoh sejarah ketika negara kita bersama-sama melawan musuh bersama dalam semangat persahabatan dan aliansi, saling memberikan bantuan dan dukungan." Warisan ini, saya yakin, akan membantu kita membangun kembali kemitraan yang saling menguntungkan dan setara di tingkat yang baru, bahkan dalam situasi yang penuh tantangan," ujarnya.
Pemimpin Rusia mendorong kerja sama yang baru, menekankan potensi yang belum dimanfaatkan dalam hubungan bisnis dan investasi.
Ia mencatat bahwa sejak pemerintahan baru AS menjabat, omzet perdagangan telah tumbuh 20%, yang secara absolut tidak signifikan mengingat kondisi dasar yang sebelumnya dapat diabaikan, tetapi bermakna secara simbolis.
"Secara simbolis, di dekat sini, di perbatasan antara Rusia dan AS, terdapat perubahan batas tanggal, di mana seseorang dapat secara harfiah melangkah dari kemarin ke esok hari. Dan saya berharap kita juga dapat melakukannya di ranah politik," tambahnya.
(ahm)
Lihat Juga :