OKI Kecam Retorika Ekstremisme Netanyahu tentang Israel Raya

Kamis, 14 Agustus 2025 - 20:03 WIB
loading...
OKI Kecam Retorika Ekstremisme...
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Foto/sputnik
A A A
RIYADH - Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam pernyataan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu baru-baru ini yang menyatakan ia terikat pada visi "Israel Raya". Pernyataan Netanyahu memicu kecaman dari berbagai negara.

Organisasi antarpemerintah tersebut menyatakan, “Komentar pemimpin Israel tersebut merupakan perpanjangan dari retorika ekstremisme, hasutan, agresi, dan pengabaian terhadap kedaulatan negara."

OKI menambahkan pernyataan tersebut melanggar prinsip-prinsip hukum internasional.

"OKI memperingatkan bahaya wacana kolonial ekspansionis ini, yang mengancam keamanan dan perdamaian regional dan internasional, memicu siklus kekerasan, serta memperluas dan memperpanjang konflik di kawasan tersebut," ungkap pernyataan tersebut.

Netanyahu telah menghadapi kecaman dari berbagai negara, termasuk Arab Saudi, Qatar, Yordania, dan Yaman, serta Liga Arab, atas komentarnya kepada saluran berita Israel pada hari Selasa yang menyatakan ia merasa "sangat terikat" dengan visi "Israel Raya", dan menganggap dirinya "berada dalam misi historis dan spiritual".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Trump: Jika Bukan karena...
Trump: Jika Bukan karena Saya, Israel Sudah Tak Ada saat Ini
Rekomendasi
Bukan Keriput, Ini Tanda...
Bukan Keriput, Ini Tanda Penuaan Wajah yang Mulai Muncul di Usia 35 Tahun
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
3 Satuan Pendidikan...
3 Satuan Pendidikan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Punya Dampak Hukum
Berita Terkini
IRGC: Rudal-rudal Balistik...
IRGC: Rudal-rudal Balistik Iran Gempur Pangkalan Udara Ramat David Israel
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Israel Marah usai Diserang...
Israel Marah usai Diserang Rudal Iran: Teheran Harus Terbakar!
Iran Merudal Israel,...
Iran Merudal Israel, Trump Cegah Zionis Balas Serangan
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved