Zelensky Klaim Putin Raih Kemenangan Personal, Ini Alasannya

Rabu, 13 Agustus 2025 - 15:04 WIB
loading...
Zelensky Klaim Putin...
Presiden Ukraina anggap Putin raih kemenangan personal. Foto/X
A A A
MOSKOW - KTT mendatang antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan mitranya dari AS, Donald Trump, merupakan "kemenangan pribadi" bagi pemimpin Rusia tersebut. Itu diungkapkan Presiden Ukraina Vladimir Zelensky.

Trump dijadwalkan akan menjamu Putin untuk berunding di Alaska pada hari Jumat. Berbicara kepada media pada hari Selasa, Zelensky mengklaim pertemuan tersebut menandai berakhirnya "isolasi internasional" Rusia atas konflik Ukraina.

"Putin akan bertemu Trump di tanah AS, dan saya menganggap ini sebagai kemenangan pribadinya," kata Zelensky.

Ia menambahkan bahwa Moskow juga telah berhasil "menunda sanksi," yang tampaknya merujuk pada ultimatum sepuluh hari yang dikeluarkan Trump kepada Rusia pada akhir Juli.

Baca Juga: Kenapa Banyak Negara Eropa Mulai Berani Membela Palestina?

Presiden AS mengumumkan "pertemuan yang sangat dinantikan" dengan Putin minggu lalu, dan mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut akan berlangsung di Alaska. Gedung Putih mengonfirmasi pada hari Selasa bahwa kota Anchorage akan menjadi tuan rumah KTT tersebut, dan meskipun lokasi pastinya belum disebutkan, laporan media menyebutkan bahwa lokasi tersebut adalah pangkalan militer Elmendorf-Richardson.

Baik Washington maupun Moskow bersikap hati-hati terhadap ekspektasi, mengisyaratkan bahwa KTT tersebut kemungkinan akan menjadi acara tingkat tinggi pertama dalam serangkaian perundingan alih-alih menghasilkan terobosan langsung.

Perundingan tersebut diperkirakan akan berfokus pada konflik Ukraina serta berbagai isu bilateral Rusia-AS yang lebih luas.

“Kami berharap pertemuan tingkat tinggi yang akan datang akan memberikan dorongan bagi normalisasi hubungan bilateral, yang akan memungkinkan kami untuk bergerak maju dalam beberapa isu,” ujar Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov minggu ini.

Gedung Putih juga tampaknya meremehkan ekspektasi, dengan sekretaris pers Karoline Leavitt mengatakan bahwa pertemuan tersebut akan menjadi “latihan mendengarkan” bagi Trump.

"Lihat, hanya satu pihak yang terlibat dalam perang ini yang akan hadir, jadi ini saatnya presiden pergi dan mendapatkan, sekali lagi, pemahaman yang lebih kuat dan lebih baik tentang bagaimana kita bisa mengakhiri perang ini," kata Leavitt pada hari Selasa.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved