Demam Emas Melanda Suriah, Penduduk Serbu Sungai Eufrat dan Dikaitkan Tanda Kiamat
Kamis, 07 Agustus 2025 - 14:04 WIB
loading...
A
A
A
Daerah tersebut masih belum memiliki peraturan resmi atau pengawasan keselamatan. Tidak ada pemerintah atau otoritas lokal yang turun tangan atau mengeluarkan pernyataan, meskipun jumlah penambang meningkat dan terdapat potensi risiko kerusakan lingkungan dan keselamatan.
Insinyur geologi Khaled al-Shammari, berbicara kepada Shafaq News, mendesak kehati-hatian, menjelaskan bahwa meskipun sedimen mineral tidak jarang ditemukan di sepanjang Sungai Eufrat—karena jalurnya melewati wilayah yang kaya mineral—penampakan tanah mengkilap saja tidak cukup untuk memastikan keberadaan emas.
"Hanya analisis geologi terperinci yang dapat menentukan apakah endapan tersebut mengandung emas atau mineral berharga lainnya," ujarnya.
Namun, ketidakpastian ilmiah tidak bisa membendung antusiasme penduduk. Bagi banyak orang di Raqqa, peristiwa ini telah mengambil dimensi ekonomi dan spiritual.
Kegilaan ini telah menghidupkan kembali diskusi luas tentang sebuah hadis terkenal yang dikaitkan dengan Nabi Muhammad SAW: "Hari Kiamat tidak akan tiba hingga Sungai Eufrat menyingkapkan gunung emas, yang akan diperebutkan manusia."
Insinyur geologi Khaled al-Shammari, berbicara kepada Shafaq News, mendesak kehati-hatian, menjelaskan bahwa meskipun sedimen mineral tidak jarang ditemukan di sepanjang Sungai Eufrat—karena jalurnya melewati wilayah yang kaya mineral—penampakan tanah mengkilap saja tidak cukup untuk memastikan keberadaan emas.
"Hanya analisis geologi terperinci yang dapat menentukan apakah endapan tersebut mengandung emas atau mineral berharga lainnya," ujarnya.
Namun, ketidakpastian ilmiah tidak bisa membendung antusiasme penduduk. Bagi banyak orang di Raqqa, peristiwa ini telah mengambil dimensi ekonomi dan spiritual.
Kegilaan ini telah menghidupkan kembali diskusi luas tentang sebuah hadis terkenal yang dikaitkan dengan Nabi Muhammad SAW: "Hari Kiamat tidak akan tiba hingga Sungai Eufrat menyingkapkan gunung emas, yang akan diperebutkan manusia."
Lihat Juga :