10 Negara dengan Imigran Ilegal Terbanyak, Salah Satunya Tetangga Indonesia

Selasa, 05 Agustus 2025 - 15:02 WIB
loading...
A A A
Meskipun ekonomi Rusia yang kekurangan tenaga kerja bergantung pada sekitar 10,5 juta pekerja migran yang sebagian besar berasal dari Asia Tengah, prasangka etno-nasional dan rasial tetap ada di seluruh negeri. Para pejabat Rusia juga telah lama berhenti menghindar dari membuat pernyataan anti-migran agar tetap sejalan dengan suasana hati publik.

Baca Juga: 4 Tanda Palestina Akan Merdeka Menurut Syekh Ahmad Yassin

2. Amerika Serikat (11,4 Juta)

Gedung Putih Presiden Donald Trump telah merayakan laporan bahwa tahun 2025 bisa menjadi tahun pertama dalam setidaknya 50 tahun di mana Amerika Serikat akan mengalami migrasi neto negatif.

Pemerintah mempromosikan segmen di CNN pada hari Senin yang mengklaim kebijakan imigrasi "hawkish" Trump akan menyebabkan migrasi neto negatif, turun dari peningkatan populasi neto sebesar 2,8 juta orang pada tahun 2024.

"Amerika Serikat berada di jalur yang tepat untuk mengalami migrasi neto negatif untuk pertama kalinya dalam setidaknya lima dekade, menurut CNN, seiring Presiden Donald J. Trump memenuhi janjinya untuk mengakhiri invasi migran dan mendeportasi imigran ilegal kriminal dari komunitas kami," bunyi siaran pers tersebut.

Gedung Putih kemudian mengunggah grafik di X yang tampaknya mengklaim telah memenuhi target tersebut. Grafik tersebut menunjukkan seorang agen patroli perbatasan dan dihiasi dengan kata-kata: "MIGRASI NETO NEGATIF untuk Pertama Kalinya dalam 50 Tahun" dan "Janji dibuat, janji ditepati."

3. India (10 Juta)

Pada Mei 2025 lalu, sebanyak 160 migran tak berdokumen dari Bangladesh diterbangkan dengan pesawat Angkatan Udara India (IAF) ke Agartala dari Ghaziabad untuk dikirim ke negara tetangga. Itu sebagai langkah tegas India menangani imigran ilegal.

Para migran tersebut termasuk perempuan dan anak-anak yang ditahan oleh Kepolisian Delhi dari pinggiran Delhi minggu lalu dalam upaya mengidentifikasi imigran ilegal. Pejabat tersebut mengatakan bahwa pemindahan ini sejalan dengan keputusan pemerintah untuk mengirim para migran tak berdokumen ke Bangladesh daripada menunggu proses deportasi yang "panjang".

4. Bangladesh (1,2 Juta)

Melansir BBC, Suku Rohingya, yang berjumlah sekitar satu juta jiwa di Myanmar pada awal tahun 2017, merupakan salah satu dari banyak etnis minoritas di negara tersebut. Muslim Rohingya mewakili persentase terbesar Muslim di Myanmar, dengan mayoritas tinggal di negara bagian Rakhine.

Mereka memiliki bahasa dan budaya sendiri dan mengaku sebagai keturunan pedagang Arab dan kelompok lain yang telah tinggal di wilayah tersebut selama beberapa generasi.

Namun, pemerintah Myanmar, negara yang mayoritas beragama Buddha, menolak kewarganegaraan Rohingya dan bahkan mengecualikan mereka dari sensus 2014, menolak mengakui mereka sebagai suatu bangsa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Trump Dilaporkan Dukung...
Trump Dilaporkan Dukung Presiden FIFA Infantino Jadi Sekjen PBB, Gantikan Guterres
Rekomendasi
Formula 1 Hungarian...
Formula 1 Hungarian Grand Prix 2026: Jadwal Lengkap dan Link Streaming di VISION+
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
Penampakan Alphard yang...
Penampakan Alphard yang Disita KPK Terkait Kasus Bupati Lombok Barat
Berita Terkini
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved