4 Tanda Palestina Akan Merdeka Menurut Syekh Ahmad Yassin

Selasa, 05 Agustus 2025 - 13:17 WIB
loading...
4 Tanda Palestina Akan...
Sheikh Ahmad Yassin memiliki pandangan tentang perjuangan rakyat Palestina. Foto/X/@AlFayad13
A A A
GAZA - Pada bulan Oktober 1997, Sheikh Ahmad Yassin yang setengah buta dan hampir lumpuh total, yang telah tewas dalam serangan udara Israel pada usia sekitar 67 tahun. Namun, perjuangannya selalu menginspirasi rakyat Palestina untuk terus bangkit dan melawan penjajahan Israel.

Menurut David Hirst, jurnalis The Guardian, Yassin tidak memiliki kebesaran istimewa seperti Nelson Mandela. Namun, Yassin, sang pendiri sekaligus pemimpin organisasi pejuang Islam Hamas, yang lebih mendekati. "Peran kualitas-kualitas tertentu yang sangat pribadi—seperti tidak mementingkan diri sendiri, kesederhanaan, keyakinan, dan rasa pengabdian yang sejati—yang berperan dalam mewujudkannya," katanya.

4 Tanda Palestina Akan Merdeka Menurut Syekh Ahmad Yassin

1. Selalu Melawan Penjajahan Israel

Memang, hampir sepanjang kariernya, sebagai pemimpin lokal Ikhwanul Muslimin internasional, Yassin memiliki penentangan yang berakar kuat dan bermotivasi strategis terhadap tindakan kekerasan langsung terhadap musuh Zionis, apalagi yang ekstrem dan keji. "Ia lebih mengabdikan diri pada kebangkitan Islam daripada penyelamatan Palestina, menganggap bahwa tujuan kedua hanya dapat dicapai setelah tujuan pertama tercapai," ujar Hirst.

Sebenarnya, pernah ada masa ketika, karena sikapnya yang pendiam, tantangan ideologis yang ia ajukan terhadap nasionalisme sekuler militan, dan penentangannya terhadap perjuangan bersenjata yang didukung oleh Organisasi Pembebasan Palestina, Israel memandang Yassin dan karya-karyanya dengan baik.

Baca Juga: 600 Mantan Pejabat Israel Minta Trump Bantu Akhiri Perang Gaza, Berikut 5 Alasannya

2. Membangun Gerakan Politik yang Kuat

Sementara itu, di bawah bayang-bayang karier formalnya, ia meletakkan fondasi bagi ketenarannya di masa depan sebagai seorang ulama sekaligus ahli politik. Ia mendirikan al-Mujamma' al-Islami, Pusat Islam, yang kemudian mengendalikan hampir semua organisasi keagamaan—termasuk Universitas Islam—di Gaza.

"Ia menyebarkan pandangan Islamis standar bahwa Israel, dengan keberadaannya, merupakan penghinaan terhadap Islam, dan bahwa Palestina adalah milik umat Islam hingga hari kiamat yang tidak berhak dilepaskan oleh penguasa mana pun," ujar Hirst.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Juru Bicara Hamas Lolos...
Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
Abbas Tetapkan 28 November...
Abbas Tetapkan 28 November untuk Pemilu Legislatif Palestina Pertama dalam Lebih dari 20 Tahun
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Adara Ajak Masyarakat...
Adara Ajak Masyarakat Berkarya untuk Al-Aqsa dan Palestina melalui Art & Craft for Palestine
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Trump Tuduh Rusia Ikut...
Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!
Rekomendasi
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Argentina Terancam Sanksi...
Argentina Terancam Sanksi FIFA, Hukuman Berat Menanti usai Ricuh di Final Piala Dunia 2026
Terlibat Keributan,...
Terlibat Keributan, Keluarga Pemain Timnas Argentina Ditangkap Polisi AS
Berita Terkini
Houthi Yaman Blokade...
Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
Infografis
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved