Sudah Mengebom Iran, Patutkah Donald Trump Meraih Hadiah Nobel Perdamaian?

Senin, 04 Agustus 2025 - 07:57 WIB
loading...
A A A
“Tapi rakyat tahu, dan hanya itu yang penting bagi saya!” imbuh Trump.

Trump dikenal sebagai seseorang yang sangat menyukai pujian dan hadiah, ujar Garret Martin, seorang profesor hubungan internasional di American University, kepada AFP. “Jadi dia akan menyambut baik pengakuan internasional yang besar ini," katanya.

"Dan sejak awal ambisi kepresidenannya 10 tahun lalu, dia telah menempatkan dirinya dalam posisi yang berseberangan dengan Barack Obama, yang terkenal memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 2009,” imbuh Martin, yang dilansir AFP, Senin (4/8/2025).

Penghargaan yang diberikan kepada mantan presiden dari Partai Demokrat tersebut, hanya sembilan bulan setelah dia menjabat, memicu perdebatan sengit—dan masih terus berlanjut.

“Jika saya bernama Obama, saya akan menerima Hadiah Nobel dalam 10 detik,” keluh Trump pada Oktober 2024, selama tahap akhir masa kampanye pemilunya.


Ada 338 Kandidat Peraih Nobel Perdamaian


Tiga presiden AS lainnya juga pernah menerima penghargaan serupa: Theodore Roosevelt, Woodrow Wilson, dan Jimmy Carter.

Penghargaan ini juga diberikan kepada Henry Kissinger pada tahun 1973 atas upayanya dalam membantu mengakhiri perang di Vietnam. Pilihan mantan menteri luar negeri AS tersebut menuai banyak kritik.

Daftar lengkap nominasi Hadiah Nobel Perdamaian bersifat rahasia—kecuali pengumuman individual oleh sponsor—tetapi jumlah mereka dipublikasikan. Pada tahun 2025, terdapat 338 nominasi.

Beberapa situs taruhan menempatkan Trump di posisi kedua untuk menang, setelah Yulia Navalnaya, janda pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Gawat! Iran Ancam Serang...
Gawat! Iran Ancam Serang Israel Lagi
Rekomendasi
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved