Mantan Pejabat PBB Sebut Pertumpahan Darah di Lokasi Pembagian Bantuan GHF Adalah Dosa Besar

Jum'at, 01 Agustus 2025 - 18:26 WIB
loading...
Mantan Pejabat PBB Sebut...
Pertumpahan darah di lokasi pembagian bantuan GHF adalah dosa besar. Foto/X/@FlyingBeagle_
A A A
GAZA - Martin Griffiths, direktur Mediation Group International dan mantan Wakil Sekretaris Jenderal Kantor Urusan Kemanusiaan PBB, mengatakan sistem distribusi bantuan GHF yang didukung AS dan Israel telah berubah menjadi "bencana". Apalagi, jumlah pencari bantuan yang tewas terus meningkat hingga melampaui 1.000 orang.

"Saya pikir ketika banyak dari kita melihat rencana awal GHF untuk meluncurkan operasi ini di Gaza, kami langsung terkejut dengan cara mereka mengelolanya," ujar Griffiths kepada Al Jazeera.

"Operasi itu jelas dimiliterisasi. Mereka akan memiliki kontraktor keamanan sendiri. Mereka akan menempatkan kamp-kamp [militer Israel] tepat di samping mereka. Kita sekarang tahu bahwa mereka sebenarnya berada di bawah instruksi [militer Israel]. Semua ini adalah kejahatan. Semua ini adalah pengkhianatan yang mendalam terhadap nilai-nilai kemanusiaan."

"Namun, yang setidaknya tidak saya antisipasi dengan baik adalah pembunuhan tersebut, dan merupakan akibat yang sangat kritis dari operasi ini, satu-satunya operasi kemanusiaan yang diizinkan oleh Israel di Gaza," tambah Griffiths.

"1.000 orang yang tewas adalah statistik yang luar biasa. Saya tidak menyangka jumlahnya akan mencapai angka sebesar itu, dan ini terus terjadi setiap hari. Ini tidak akan berhenti."

"Saya pikir ini lebih merupakan bencana daripada kekecewaan," katanya. "Saya pikir ini dosa besar. Saya pikir ini kejahatan besar."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
Adara Ajak Masyarakat...
Adara Ajak Masyarakat Berkarya untuk Al-Aqsa dan Palestina melalui Art & Craft for Palestine
AS Bombardir Jembatan...
AS Bombardir Jembatan Bandar-e Khamir Iran, Korban Tewas Bertambah Jadi 7 Orang
Rusia Hancurkan Kapal...
Rusia Hancurkan Kapal Kargo Bawa Senjata untuk Ukrina di Pulau Ular Laut Hitam
Rekomendasi
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
5 Tips Atasi Craving...
5 Tips Atasi Craving ala Menkes, Tetap Makan Enak dan Sehat
Foto Maternity Meyden...
Foto Maternity Meyden Viral, Netizen Kira Jennie BLACKPINK
Berita Terkini
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
Dana Pensiun ASN Malaysia...
Dana Pensiun ASN Malaysia Rp717 Miliar Lenyap dalam Skandal eFishery, KPK Negeri Jiran Turun Tangan
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
AS Sempat Tunda Mengebom...
AS Sempat Tunda Mengebom Iran demi Nonton Final Piala Dunia
Ikuti Arab Saudi, Kuwait...
Ikuti Arab Saudi, Kuwait Cari Perlindungan dari Pakistan yang Bersenjata Nuklir
Infografis
PBB Sebut Bencana Krisis...
PBB Sebut Bencana Krisis Air Hebat Sudah di Depan Mata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved