Trump Ancam Kanada Gara-gara Akan Akui Negara Palestina
Jum'at, 01 Agustus 2025 - 11:41 WIB
loading...
A
A
A
Trump telah menggemakan posisi Israel bahwa mengakui Palestina adalah "memberi imbalan kepada teroris", seperti yang dikatakan Iddo Moed, duta besar Israel untuk Kanada, kepada lembaga penyiaran publik Kanada, CBC.
Dengan semakin banyaknya sekutu yang menentang perang Israel di Gaza, Trump sebelumnya mengkritik rencana Inggris untuk memberikan pengakuan Negara Palestina sebagai "memberi imbalan kepada Hamas", mengatakan kepada para wartawan di Air Force One: "AS tidak berada di kubu itu".
"Anda memberi imbalan kepada Hamas jika Anda melakukan itu. Saya rasa mereka tidak seharusnya diberi imbalan," paparnya.
Ancaman terbaru Trump terhadap Kanada muncul di tengah upaya lain untuk menggunakan tarif sebagai alat tawar-menawar atas kebijakan dalam dan luar negeri negara lain.
Dia telah berjanji untuk menaikkan tarif terhadap Brasil hingga 50%, mengaitkannya dengan penuntutan sekutunya, mantan presiden Jair Bolsonaro, dan baru-baru ini mengancam tarif tambahan 15% terhadap India karena membeli minyak Rusia, setelah berselisih dengan Putin terkait perang di Ukraina.
Pengumuman kesepakatan dagang AS dengan Thailand dan Kamboja pada hari Kamis juga menyusul tuntutan Trump agar kedua belah pihak mengakhiri pertikaian militer yang pecah pekan lalu.
Dengan semakin banyaknya sekutu yang menentang perang Israel di Gaza, Trump sebelumnya mengkritik rencana Inggris untuk memberikan pengakuan Negara Palestina sebagai "memberi imbalan kepada Hamas", mengatakan kepada para wartawan di Air Force One: "AS tidak berada di kubu itu".
"Anda memberi imbalan kepada Hamas jika Anda melakukan itu. Saya rasa mereka tidak seharusnya diberi imbalan," paparnya.
Ancaman terbaru Trump terhadap Kanada muncul di tengah upaya lain untuk menggunakan tarif sebagai alat tawar-menawar atas kebijakan dalam dan luar negeri negara lain.
Dia telah berjanji untuk menaikkan tarif terhadap Brasil hingga 50%, mengaitkannya dengan penuntutan sekutunya, mantan presiden Jair Bolsonaro, dan baru-baru ini mengancam tarif tambahan 15% terhadap India karena membeli minyak Rusia, setelah berselisih dengan Putin terkait perang di Ukraina.
Pengumuman kesepakatan dagang AS dengan Thailand dan Kamboja pada hari Kamis juga menyusul tuntutan Trump agar kedua belah pihak mengakhiri pertikaian militer yang pecah pekan lalu.
(mas)
Lihat Juga :