Trauma dengan Tragedi Fukushima, Jepang Minta 1,9 Juta Warga Dievakuasi, Ternyata Tsunaminya 1,3 Meter
Rabu, 30 Juli 2025 - 15:19 WIB
loading...
A
A
A
Wilayah tersebut meliputi Prefektur Fukushima, Miyagi, dan Iwate, demikian pernyataan badan tersebut dalam peta langsung di situs webnya, yang menambahkan bahwa mereka memperkirakan gelombang bisa mencapai ketinggian 3 m. Namun, Gelombang tertinggi yang tercatat sejauh ini adalah 1,3 m, yang diamati di Pelabuhan Kuji di Prefektur Iwate, kata badan tersebut.
Baca Juga: Tsunami Hantam Hawaii Setinggi 1,5 Meter, Tidak Ada Korban Jiwa
Kemudian, lebih dari 1,9 juta orang di seluruh Jepang telah didesak untuk pindah ke tempat yang lebih aman, karena gelombang tsunami menghantam berbagai wilayah pesisir dan transportasi terganggu secara nasional – meskipun gelombang tersebut masih jauh lebih kecil dari perkiraan sebelumnya.
Badan Penanggulangan Bencana dan Kebakaran telah mengeluarkan perintah evakuasi lokal yang memengaruhi 1.905.596 orang di 21 prefektur, dengan jumlah pengungsi terbesar berasal dari prefektur Hokkaido, Kanagawa, dan Wakayama.
Gelombang pertama menghantam pulau paling utara Jepang, Hokkaido, di mana video yang dibagikan oleh Reuters dan Nippon News Network menunjukkan orang-orang berlindung di atap. Sirene tsunami terdengar meraung-raung di beberapa bagian pulau pada Rabu pagi.
Baca Juga: Tsunami Hantam Hawaii Setinggi 1,5 Meter, Tidak Ada Korban Jiwa
Kemudian, lebih dari 1,9 juta orang di seluruh Jepang telah didesak untuk pindah ke tempat yang lebih aman, karena gelombang tsunami menghantam berbagai wilayah pesisir dan transportasi terganggu secara nasional – meskipun gelombang tersebut masih jauh lebih kecil dari perkiraan sebelumnya.
Badan Penanggulangan Bencana dan Kebakaran telah mengeluarkan perintah evakuasi lokal yang memengaruhi 1.905.596 orang di 21 prefektur, dengan jumlah pengungsi terbesar berasal dari prefektur Hokkaido, Kanagawa, dan Wakayama.
Gelombang pertama menghantam pulau paling utara Jepang, Hokkaido, di mana video yang dibagikan oleh Reuters dan Nippon News Network menunjukkan orang-orang berlindung di atap. Sirene tsunami terdengar meraung-raung di beberapa bagian pulau pada Rabu pagi.
Lihat Juga :