4 Fakta Skandal Kuil Dharmasthala di India yang Dituduh Menutupi Kasus Pembunuhan Massal dan Pemerkosaan

Senin, 28 Juli 2025 - 20:20 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Thailand dan Kamboja Gelar Perundingan Gencatan Senjata di Malaysia

2. Banyak Korban Pembunuhan Adalah Gadis di Bawah Umur

Pelapor tersebut mengatakan ia terpaksa membuang ratusan jenazah, banyak di antaranya tampaknya adalah gadis di bawah umur.

Ia menggambarkan satu insiden yang sangat meresahkan yang melibatkan seorang gadis remaja yang masih terukir dalam ingatannya.

"Dia mengenakan kemeja seragam sekolah. Namun, rok dan pakaian dalamnya hilang. Tubuhnya menunjukkan tanda-tanda kekerasan seksual yang jelas," menurut pengaduannya. "Ada bekas cekikan di lehernya. Mereka memerintahkan saya untuk menggali lubang dan menguburnya bersama tas sekolahnya."

Pria itu juga menulis tentang pembunuhan "sangat kejam" yang terjadi di kota dekat kuil.

"Pria-pria miskin dan melarat yang datang untuk mengemis di daerah Dharmasthala dibunuh secara sistematis … Mereka diikat ke kursi di kamar dan dicekik dari belakang menggunakan handuk. Pembunuhan ini terjadi di hadapan saya," katanya.

3. Petugas Kuil Tidak Melapor ke Petugas Keamanan

Tanpa mengidentifikasi siapa pun, pelapor menuduh bahwa pengawas kuilnya tidak melaporkan kasus tersebut kepada pihak berwenang. Sebaliknya, ia mengklaim bahwa mereka memukulinya dan memaksanya untuk "membuang mayat-mayat ini secara diam-diam."

Ia menuduh atasannya mengancamnya dengan mengatakan: "Kami akan memotong-motongmu; jasadmu juga akan dikubur seperti jenazah lainnya. Kami akan mengorbankan semua anggota keluargamu."

Pria itu menceritakan bagaimana ia melarikan diri dari Dharmasthala pada tahun 2014 setelah seorang gadis di keluarganya diduga dilecehkan secara seksual oleh seseorang yang diduga terkait dengan para pengawas kuil.

Ia mengatakan ia ingin para pelaku kejahatan dimintai pertanggungjawaban, dan menambahkan bahwa ia akan membantu menggali kembali jasad para korban agar mereka dapat menerima "penghormatan dan upacara pemakaman yang layak."

4. Tim Investigasi Dibentuk

Pada 22 Juli, pemerintah Karnataka membentuk Tim Investigasi Khusus (SIT) untuk menyelidiki pembunuhan massal dan tuduhan terhadap otoritas kuil.

Hal ini terjadi setelah S. Balan, seorang pengacara senior dan aktivis hak asasi manusia, memimpin delegasi pengacara untuk bertemu dengan Ketua Menteri Karnataka, Siddaramaiah.

"Akan ada intervensi yudisial, tetapi semuanya tergantung pada protes publik," kata Balan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kasus Pembunuhan Sesama...
Kasus Pembunuhan Sesama WNI di Armenia, Kemlu: 2 Orang Dibebaskan, 4 Masih Diperiksa
Menlu Indonesia dan...
Menlu Indonesia dan 7 Negara Islam Kecam Tindakan Provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa
Iran Serang Fasilitas...
Iran Serang Fasilitas CIA di Arab Saudi dan Irak, AS Curiga Rusia Terlibat
Rekomendasi
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Berita Terkini
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved