Thailand dan Kamboja Gelar Perundingan Gencatan Senjata di Malaysia

Senin, 28 Juli 2025 - 14:04 WIB
loading...
A A A
Trump pada hari Sabtu mengatakan ia telah berbicara dengan Phumtham dan Hun Manet dan mereka sepakat untuk segera bertemu guna segera menyusun gencatan senjata guna mengakhiri pertempuran, yang dimulai pada hari Kamis.

“Kedua Pihak menginginkan Gencatan Senjata dan Perdamaian segera,” tulis Trump di media sosial, menambahkan bahwa negosiasi tarif dengan kedua negara ditunda hingga pertempuran berhenti.

Hun Manet mengatakan menteri luar negerinya, Prak Sokhonn, akan berbicara dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio untuk berkoordinasi dengan pihak Thailand dan memperingatkan Bangkok agar tidak mengingkari perjanjian apa pun.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres juga mendesak kedua belah pihak pada hari Sabtu untuk “segera menyetujui gencatan senjata” dan mengadakan pembicaraan untuk menemukan solusi yang langgeng.

Selagi pertempuran terus berlanjut, mereka yang dievakuasi dari daerah-daerah di sepanjang perbatasan di kedua negara "dirawat dengan relatif baik" di pusat-pusat evakuasi, kata Cheng.

"Mereka memiliki kebutuhan dasar seperti makanan, air, sedikit perlengkapan tidur, tetapi mereka datang hampir tanpa apa-apa, dan mereka tidak tahu apakah mereka akan berada di sini selama berhari-hari, berminggu-minggu, atau bahkan berbulan-bulan," ujarnya dari sebuah pusat pengungsian di Surin, tempat 3.000 orang tinggal.

Warga sipil di kedua belah pihak mendesak agar gencatan senjata segera dilaksanakan.

“Bagi saya, saya pikir akan sangat bagus jika Thailand sepakat untuk menghentikan pertempuran agar kedua negara dapat hidup damai,” kata Sreung Nita, mahasiswa Universitas Phnom Penh, dilansir Al Jazeera.

Thavorn Toosawan, seorang warga Sisaket di timur laut Thailand, mengatakan, “Jika ada gencatan senjata, keadaan akan lebih baik”, seraya menambahkan, “Sangat bagus bahwa Amerika bersikeras pada gencatan senjata karena itu akan membawa perdamaian.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Bebas dari Penjara,...
Bebas dari Penjara, Thaksin Shinawatra Dapat Pengampunan Raja Thailand
Pria China Hajar Brutal...
Pria China Hajar Brutal Pekerja Seks Thailand karena Ternyata Laki-laki
Demi Tangkap Bandar...
Demi Tangkap Bandar Narkoba, Para Anggota Polisi Rela Berpakaian Wanita dan Menari
10.151 WNI Eks Pekerja...
10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Pulang ke Indonesia
Heboh! Pentagon Sempat...
Heboh! Pentagon Sempat Lockdown Usai Sensor Deteksi Antraks, Ternyata Alarm Palsu
Sebelum Meninggal Dunia,...
Sebelum Meninggal Dunia, Putri Thailand Bajrakitiyabha Alami Gangguan Jantung Serius
Rekomendasi
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved