Thailand dan Kamboja Gelar Perundingan Gencatan Senjata di Malaysia

Senin, 28 Juli 2025 - 14:04 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Perang Hari Ke-5, Kamboja Tuduh Thailand Gunakan Senjata Kimia

Lebih dari 200.000 orang juga telah dievakuasi dari wilayah perbatasan di kedua negara, kata pihak berwenang.

Kamboja mengatakan sepenuhnya mendukung seruan Trump untuk gencatan senjata segera. Di sisi lain, Thailand mengatakan bahwa meskipun berterima kasih kepada Trump, mereka tidak dapat memulai perundingan sementara Kamboja menargetkan warga sipilnya, sebuah klaim yang dibantah oleh Phnom Penh.

“Kami telah mengusulkan pertemuan bilateral antara menteri luar negeri kami untuk menyelesaikan persyaratan gencatan senjata dan menarik mundur pasukan serta senjata jarak jauh,” kata Phumtham kepada wartawan sebelum bertolak mengunjungi daerah perbatasan.

Kementerian Pertahanan Nasional Kamboja mengatakan Thailand menembaki dan melancarkan serangan darat di sejumlah titik di sepanjang perbatasan. Juru bicara kementerian mengatakan artileri berat ditembakkan ke kompleks kuil bersejarah.

Sementara itu, militer Thailand mengatakan pasukan Kamboja melepaskan tembakan ke beberapa daerah, termasuk di dekat rumah-rumah warga sipil pada dini hari pada hari Minggu, dan sedang memobilisasi peluncur roket jarak jauh.

“Kedua pemerintah hari ini … saling menyalahkan atas serangan tersebut, dengan mengatakan bahwa mereka berdua menginginkan gencatan senjata tetapi pihak lain harus memenuhi persyaratan tertentu terlebih dahulu… Kita mencapai semacam kebuntuan di mana kedua belah pihak tidak dapat mundur,” kata Tony Cheng dari Al Jazeera, melaporkan dari provinsi Surin, Thailand, di sepanjang perbatasan Thailand-Kamboja.

“Kami baru saja menghubungi beberapa kontak di perbatasan. Mereka mengatakan masih mendengar baku tembak artileri. Ada rentetan tembakan artileri yang kuat dari Thailand, sebagian besar dari pihak Thailand yang melintasi Kamboja, tetapi beberapa … roket kembali sebagai balasan.”

Thailand dan Kamboja telah berselisih selama beberapa dekade mengenai titik-titik yang tidak dibatasi di sepanjang perbatasan darat mereka sepanjang 817 km (508 mil) dengan kepemilikan kuil Hindu kuno Ta Moan Thom dan Preah Vihear abad ke-11 sebagai inti perselisihan.

Preah Vihear diberikan kepada Kamboja oleh Mahkamah Internasional pada tahun 1962, tetapi ketegangan meningkat pada tahun 2008 setelah Kamboja mencoba mendaftarkannya sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, dan pertempuran selama beberapa tahun menewaskan sedikitnya belasan orang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Bebas dari Penjara,...
Bebas dari Penjara, Thaksin Shinawatra Dapat Pengampunan Raja Thailand
Pria China Hajar Brutal...
Pria China Hajar Brutal Pekerja Seks Thailand karena Ternyata Laki-laki
Demi Tangkap Bandar...
Demi Tangkap Bandar Narkoba, Para Anggota Polisi Rela Berpakaian Wanita dan Menari
10.151 WNI Eks Pekerja...
10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Pulang ke Indonesia
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Amerika Serikat Permak...
Amerika Serikat Permak Paraguay 4-1: Folarin Balogun Cetak Brace
Berita Terkini
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Infografis
4 Fakta Ratu Suthida,...
4 Fakta Ratu Suthida, Navigator Tim Layar Thailand di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved