Siapa Shi Yongxin? Kepala Kuil Shaolin yang Diselidiki dalam Skandal Seks dan Penggelapan Uang

Selasa, 29 Juli 2025 - 03:30 WIB
loading...
Siapa Shi Yongxin? Kepala...
Shi Yongxin, pemimpin Kuil Shaolin diselidiki dalam skandal seks dan penggelapan uang. Foto/X/@globaltimesnews
A A A
BEIJING - Kuil Shaolin yang terkenal di China mengumumkan pada hari Minggu bahwa kepala biaranya sedang diselidiki atas dugaan penggelapan dan "hubungan yang tidak pantas" dengan perempuan, menghidupkan kembali tuduhan yang telah berlangsung selama satu dekade terhadap biksu kontroversial dan terkemuka tersebut.

Shi Yongxin, yang dikenal sebagai "biksu CEO" karena usaha kewirausahaannya yang mengubah biara Buddha menjadi kerajaan komersial, diduga melakukan pelanggaran pidana termasuk penggelapan dan penyalahgunaan dana proyek dan aset kuil, kata otoritas kuil dalam sebuah pernyataan.

Biksu berusia 59 tahun itu juga dituduh melanggar ajaran Buddha secara serius dengan mempertahankan "hubungan yang tidak pantas" dengan banyak wanita dalam jangka waktu yang lama dan memiliki setidaknya satu anak, menurut pernyataan tersebut.

Para biksu Buddha di China secara tradisional diharapkan untuk mengucapkan kaul selibat.

"(Shi) saat ini sedang diselidiki bersama oleh beberapa departemen. Informasi lebih lanjut akan dirilis ke publik pada waktunya," tambah pernyataan itu, dilansir CNN.

Didirikan lebih dari 1.500 tahun yang lalu di pegunungan berhutan di China tengah, Kuil Shaolin merupakan ikon agama dan budaya, yang terkenal dengan tradisi Buddhisme Zen dan kung fu Shaolin yang telah lama ada – sebuah bentuk seni bela diri China yang khas.

Siapa Shi Yongxin? Kepala Kuil Shaolin yang Diselidiki dalam Skandal Seks dan Penggelapan Uang

1. Jadi Kepala Biara Kuil Shaolin sejak 1999

Shi, yang menjadi kepala biara Kuil Shaolin pada tahun 1999 dan menjadi anggota parlemen China yang hanya menyetujui kebijakan pemerintah selama dua dekade, sering muncul di sorotan media.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Gempa Venezuela, Badan...
Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang
Rekomendasi
5 Fakta Menarik Jerman...
5 Fakta Menarik Jerman Tumbang Dihajar Ekuador: Gol Kilat Sane hingga Tekanan Gila La Tri
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
KPK Belum Menahan Eks...
KPK Belum Menahan Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono usai Pemeriksaan, Ini Alasannya
Berita Terkini
Negara NATO Ini Bakal...
Negara NATO Ini Bakal Melarang Kumandang Azan
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved