Perang Hari Ke-5, Kamboja Tuduh Thailand Gunakan Senjata Kimia

Senin, 28 Juli 2025 - 09:45 WIB
loading...
A A A
"Strategi mereka adalah menciptakan narasi palsu untuk membenarkan agresi militer ilegal mereka sambil mencoba menggambarkan Kamboja sebagai provokator," paparnya.

Militer Thailand belum berkomentar atas tuduhan penggunaan senjata kimia dalam perang melawan Kamboja. Sebelumnya Thailand mengecam Kamboja atas peluncuran roket BM-21 yang menghantam wilayah sipil di distrik Kantharalak, provinsi Si Sa Ket, yang mengakibatkan satu orang tewas dan satu orang luka-luka.

Sekitar pukul 17.00 pada hari Minggu, wakil juru bicara militer Kerajaan Thailand Kolonel Richcha Suksuwanon melaporkan bahwa sebuah roket BM-21 telah mendarat di Sao Thong Chai, yang menyebabkan kerusakan pada rumah-rumah penduduk.

Insiden tersebut mengakibatkan dua warga setempat terdampak, yakni Somsri Lapboon (59) tewas akibat pecahan peluru dan Jai Tarnnamthiang (48) mengalami cedera kepala akibat pecahan peluru.

Richcha mencatat bahwa kedua korban adalah sukarelawan penjaga desa yang membantu pengawasan perbatasan selama ketegangan yang sedang berlangsung.

Militer mengecam penggunaan persenjataan tingkat medan perang oleh Kamboja terhadap warga sipil yang tidak terlibat dalam konflik. Hingga saat ini, total 14 warga sipil Thailand dilaporkan tewas akibat permusuhan yang terus berlanjut di sepanjang perbatasan Thailand-Kamboja.

Thailand dan Kamboja Berunding Damai


Sementara itu, para pemimpin Thailand dan Kamboja akan menghadiri perundingan mediasi di Malaysia pada hari Senin mengenai perang perbatasan yang mematikan.

Kedua pihak masih saling menuduh telah melancarkan serangan artileri baru di wilayah yang disengketakan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
HUT ke-499, Pramono-Rano...
HUT ke-499, Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta
Berita Terkini
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved