Perang Thailand-Kamboja: Sekutu AS Bersenjata Kuat vs Musuh Lemah Tapi Didukung China

Minggu, 27 Juli 2025 - 06:11 WIB
loading...
A A A
Hubungan ini diperkirakan akan mencapai tingkat baru dan berkembang lebih lanjut tahun ini, menurut laporan pada Februari di situs web berbahasa Inggris Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China.

“China dan Kamboja adalah sahabat sejati yang selalu saling mendukung. Militer kedua negara memiliki hubungan yang tak tergoyahkan dan persaudaraan yang solid,” ujar juru bicara Kementerian Pertahanan China, Kolonel Senior Wu Qian dalam konferensi pers Februari lalu.

Militer Kamboja memang sangat membutuhkan dukungan tersebut.

“Kamboja saat ini tidak memiliki kemampuan untuk merancang dan memproduksi perlengkapan modern untuk angkatan bersenjatanya,” menurut laporan IISS.

Perbandingan Persenjataan


Dengan dukungan puluhan tahun dari AS, Angkatan Udara Kerajaan Thailand sangat lengkap, memiliki sedikitnya 11 jet tempur modern Gripen buatan Swedia dan puluhan jet F-16 dan F-5 buatan AS yang lebih tua, menurut IISS. Kamboja hampir tidak memiliki kekuatan udara tempur.

Di darat, Thailand memiliki puluhan tank tempur, termasuk 60 tank VT-4 modern buatan China dan ratusan tank lama buatan AS. Kamboja memiliki sekitar 200 tank tua buatan China dan Soviet.

Angkatan Darat Thailand memiliki lebih dari 600 meriam artileri, termasuk setidaknya 56 senjata kaliber berat 155mm dan lebih dari 550 meriam tarik 105mm. Sementara Kamboja hanya memiliki sekitar 12 meriam 155mm dan sekitar 400 artileri kecil lainnya, menurut IISS.

Untuk helikopter, Thailand memiliki helikopter serang Cobra buatan AS dan 18 helikopter angkut Black Hawk. Kamboja hanya memiliki beberapa puluh helikopter angkut tua buatan Soviet dan China.

Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya?


Analis militer Carl Schuster, mantan direktur operasi di Pusat Intelijen Komando Pasifik AS di Hawaii, mengatakan bahwa meskipun Thailand memiliki keunggulan dari segi jumlah dan kualitas militer, Kamboja memiliki satu keunggulan penting—penguasaan wilayah darat di daerah sengketa.

“Kontur wilayah lebih menguntungkan akses dari wilayah Kamboja ke area sengketa,” kata Schuster kepada CNN.

Dengan dugaan Kamboja menanam ranjau dan jebakan di wilayah tersebut, Thailand kemungkinan akan mengandalkan senjata jarak jauh.

“Angkatan Udara Thailand unggul dan pasukan khusus mereka juga lebih unggul,” ujar Schuster. “Saya pikir Thailand akan memilih untuk mengandalkan kekuatan udara dan tembakan jarak jauh dalam konflik ini.”
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
Demi Moral, Turki Tolak...
Demi Moral, Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
Seruan Bunuh Trump Menggema...
Seruan 'Bunuh Trump' Menggema dalam Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
Iran Kecam Trump karena...
Iran Kecam Trump karena Ancam Lenyapkan Semua Orang di Pemakaman Khamenei dengan Sekali Tembak
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
Kontroversial! Parlemen...
Kontroversial! Parlemen Israel Setujui Tahap Awal RUU Pembatasan Azan
Kalahkan Australia di...
Kalahkan Australia di Piala Dunia, Pelatih Mesir: Ini untuk Rakyat Palestina!
Rekomendasi
Cak Imin Bangga, Luluk...
Cak Imin Bangga, Luluk Nur Hamidah Resmi Sandang Gelar Doktor Sosiologi UI
Ronaldo atau Ramos?...
Ronaldo atau Ramos? Statistik CR7 Bikin Martinez Dilema
Menlu dan Ketua MPR...
Menlu dan Ketua MPR Akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Iran Ali Khamenei pada 9 Juli
Berita Terkini
Kehancuran Israel Bukan...
Kehancuran Israel Bukan dari Musuh Asing! Mayoritas Warga Zionis Takut Terjadi Perang Saudara
5 Pemakaman Tokoh Dunia...
5 Pemakaman Tokoh Dunia dengan Biaya Fantastis, Ada yang Capai Rp14,4 Triliun
Setelah 2 Dekade, Hamas...
Setelah 2 Dekade, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan Gaza
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat, Rekor Khomeini Belum Terpecahkan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved