Sepertiga Anggota Parlemen Desak PM Inggris Akui Negara Palestina

Sabtu, 26 Juli 2025 - 20:20 WIB
loading...
Sepertiga Anggota Parlemen...
Sepertiga anggota parlemen Inggris desak PM akui negara Palestina. Foto/X/@culturaltutor
A A A
LONDON - Sepertiga anggota parlemen Inggris mendesak Perdana Menteri Inggris Keir Starmer untuk secara resmi mengakui Palestina. Itu terjadi di tengah meningkatnya tekanan terhadap Israel untuk mengizinkan pasokan makanan dan medis masuk ke Gaza.

Seruan ini menyusul janji Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk mengakui negara Palestina di Majelis Umum PBB pada bulan September. Baik Israel maupun AS telah mengkritik langkah tersebut, dengan alasan bahwa hal itu akan membuat Hamas semakin berani.

Dalam sebuah surat yang diterbitkan pada hari Jumat, 221 anggota parlemen dari sembilan partai mendesak Starmer dan Menteri Luar Negeri Inggris David Lammy untuk memberikan pengakuan sebagai bagian dari dukungan jangka panjang negara tersebut terhadap solusi dua negara.

"Meskipun kami menghargai Inggris tidak memiliki kekuatan untuk mewujudkan Palestina yang merdeka dan bebas, pengakuan Inggris akan berdampak signifikan mengingat hubungan historis kami dan keanggotaan kami di Dewan Keamanan PBB," demikian isi surat tersebut.

Para anggota parlemen berpendapat bahwa Inggris memiliki tanggung jawab khusus, karena telah mengelola Mandat untuk Palestina dari tahun 1919 hingga 1948.

Baca Juga: Mengapa Thailand Yakin Konflik Perbatasan dengan Kamboja bukan Ancaman Perdamaian Global?

Menurut The Guardian, Wakil Perdana Menteri Inggris Angela Rayner, Menteri Dalam Negeri Yvette Cooper, dan Menteri Kehakiman Shabana Mahmood termasuk di antara menteri kabinet yang melobi langkah tersebut.

Meskipun tekanan semakin meningkat, Starmer belum memberikan komitmen langsung.

"Pengakuan negara Palestina harus menjadi salah satu langkah tersebut. Saya tegas tentang hal itu. Namun, itu harus menjadi bagian dari rencana yang lebih luas yang pada akhirnya menghasilkan solusi dua negara dan keamanan abadi bagi Palestina dan Israel," ujarnya pada hari Jumat setelah panggilan telepon dengan Macron dan Kanselir Jerman Friedrich Merz.

Ketiga pemimpin tersebut menyerukan gencatan senjata dan mendesak Israel untuk "segera mencabut pembatasan aliran bantuan" ke wilayah kantong yang terkepung tersebut.

Mereka juga mengatakan Hamas harus melucuti senjata dan "tidak boleh memiliki peran apa pun dalam masa depan Gaza."

Kremlin menegaskan kembali pada hari Jumat bahwa Rusia telah mengakui negara Palestina sejak era Soviet dan terus mendukung solusi dua negara berdasarkan hukum internasional.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Pesan Menyentuh di Ruang...
Pesan Menyentuh di Ruang Ganti Timnas Iran: Bermain Jujur adalah Jiwa Sepak Bola
3 Prioritas Pramono...
3 Prioritas Pramono Anung Jelang 5 Abad Kota Jakarta
Harapan Pramono Anung...
Harapan Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Warga Hidupnya Nyaman, Gampang, Bahagia, dan Mudah
Berita Terkini
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved