Mengapa Thailand Yakin Konflik Perbatasan dengan Kamboja bukan Ancaman Perdamaian Global?

Sabtu, 26 Juli 2025 - 17:30 WIB
loading...
Mengapa Thailand Yakin...
Thailand yakin konflik perbatasan dengan Kamboja bukan ancaman perdamaian global. Foto/FB/Royal Thai Navy
A A A
BANGKOK - Menteri Luar Negeri Thailand , Maris Sangiampongsa, menyampaikan kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) bahwa konflik perbatasan yang sedang berlangsung antara Thailand dan Kamboja tidak menimbulkan ancaman bagi perdamaian internasional. Dia menegaskan bahwa perang tersebut dapat diselesaikan secara bilateral.

Berbicara dalam konferensi pers di Bangkok pada hari Sabtu, Menteri Maris memberikan wawasan dari pertemuan tertutup DK PBB di mana ia menggarisbawahi hal ini.

Sembari meyakinkan masyarakat internasional tentang terbatasnya cakupan konflik, Menteri Maris juga mengecam keras tindakan Kamboja, menuduh mereka memicu bentrokan perbatasan baru-baru ini dan menargetkan wilayah sipil.

Mengapa Thailand Yakin Konflik Perbatasan dengan Kamboja bukan Ancaman Perdamaian Global?

1. Konflik Dipicu Kamboja

Ia mengungkapkan bahwa selama kunjungannya baru-baru ini ke Markas Besar PBB di New York untuk Forum Politik Tingkat Tinggi tentang Pembangunan Berkelanjutan 2025 (HLPF2025), ia secara konsisten memberi tahu para pejabat PBB dan perwakilan dari berbagai negara bahwa bentrokan 24 Juli diprakarsai oleh pasukan Kamboja.

Ia menyatakan keprihatinan yang mendalam atas serangan terhadap fasilitas non-militer seperti rumah sakit, pom bensin, dan toko swalayan, yang mengakibatkan korban jiwa dan cedera warga sipil Thailand.

"Tidak ada negara yang dapat menerima tindakan seperti itu," tegasnya.

2. Thailand Tak Sepakat dengan Pemasangan Ranjau Darat di Wilayahnya oleh Kamboja

Selama kunjungannya ke PBB, Menteri Maris memanfaatkan kesempatan untuk berdiskusi dengan perwakilan tingkat tinggi PBB dan nasional guna mengklarifikasi perkembangan di perbatasan Thailand-Kamboja.

Ia menyampaikan ketidakpuasan Thailand yang mendalam terhadap tindakan Kamboja, terutama penggunaan ranjau darat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Bebas dari Penjara,...
Bebas dari Penjara, Thaksin Shinawatra Dapat Pengampunan Raja Thailand
Pria China Hajar Brutal...
Pria China Hajar Brutal Pekerja Seks Thailand karena Ternyata Laki-laki
Demi Tangkap Bandar...
Demi Tangkap Bandar Narkoba, Para Anggota Polisi Rela Berpakaian Wanita dan Menari
Koma Tak Kunjung Sadar,...
Koma Tak Kunjung Sadar, Kondisi Putri Raja Thailand Kini Memburuk
Keamanan Jadi Prioritas,...
Keamanan Jadi Prioritas, Thailand Pangkas Masa Tinggal Bebas Visa bagi Turis
10.151 WNI Eks Pekerja...
10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Pulang ke Indonesia
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Iran Bantah Mohon ke...
Iran Bantah Mohon ke Trump Hentikan Serangan: Tak Ada Komunikasi Apa pun!
Rekomendasi
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
Beijing: Amerika Sumber...
Beijing: Amerika Sumber Terbesar Ancaman Nuklir Global
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved