Ini Sejarah Kuil Preah Vihear, Situs Hindu Pemicu Perang Thailand-Kamboja

Jum'at, 25 Juli 2025 - 14:21 WIB
loading...
Ini Sejarah Kuil Preah...
Perang Thailand dan Kamboja dipicu oleh sengketa wilayah perbatasan yang berkaitan erat dengan kawasan sekitar Kuil Preah Vihear. Foto/Phnom Penh Post
A A A
JAKARTA - Perang Thailand dan Kamboja yang sedang berlangsung sekarang ini dipicu oleh masalah sengketa wilayah perbatasan yang berkaitan erat dengan kawasan sekitar Kuil Preah Vihear. Perang yang pecah sejak Kamis telah menewaskan 15 orang hingga Jumat (25/7/2025) siang.

Kuil Preah Vihear secara geografis berada di Kamboja, tapi dianggap masih satu gugusan dengan Kuil Ta Muen Thom atau Ta Moan Thom yang masuk wilayah Thailand. Inilah situs-situs keagamaan yang terus menjadi sengketa kedua negara.

Sejarah Kuil Preah Vihear


Kuil Preah Vihear yang berusia 900 tahun adalah sebuah kuil Hindu yang didedikasikan untuk Dewa Siwa. Letaknya di tebing setinggi 525 meter di Pegunungan Dangrek, Kamboja.

Baca Juga: Mengapa Thailand dan Kamboja Tiba-tiba Perang? Ini yang Sebenarnya Terjadi

Dibangun di bawah Kekaisaran Khmer, kuil ini merupakan situs keagamaan tidak hanya bagi warga Kamboja, tetapi juga bagi tetangga mereka di Thailand. Sekitar 95 km ke arah barat terdapat kuil Ta Muen Thom, sebuah kuil Dewa Siwa dari abad ke-12.

Meskipun sebagian besar tertutupi oleh popularitas Angkor Wat, gugusan kuil ini telah menjadi pusat konflik antara kedua negara selama lebih dari setengah abad.

Sebuah peta kolonial 1907 menetapkan kuil itu berada di wilayah pendudukan Prancis saat itu, yakni Kamboja, tetapi Thailand menolak, mengeklaim batas harus mengikuti punggungan gunung.

Mahkamah Internasional (ICJ) pada tahun 1962 memutuskan kuil menjadi milik Kamboja, namun belum menyelesaikan status tanah sekitarnya. ICJ pada 2013 memberikan klarifikasi, memperluas wilayah di sekitar kuil sebagai milik Kamboja, dan lagi-lagi memicu keberatan Thailand.

Permusuhan saat ini berfokus pada kuil Ta Muen Thom. Terletak di sepanjang perbatasan hutan yang terjal di Pegunungan Dangrek, kompleks Khmer Hindu yang kurang dikenal ini mencakup tiga kuil utama—Ta Muen Thom, Ta Muen, dan Ta Muen Tot.

Arsitektur Ta Muen Thom menampilkan tempat suci yang menghadap ke selatan, sebuah anomali di antara kuil-kuil Khmer yang secara tradisional menghadap ke timur. Sebuah patung Shivling yang terbentuk secara alami masih diabadikan di tempat sucinya.

Lokasinya telah menjadikannya titik api yang berulang. Pada bulan Februari, tentara Kamboja dilaporkan menyanyikan lagu kebangsaan mereka di kuil tersebut, yang memicu konfrontasi dengan pasukan Thailand. Sebuah video percakapan tersebut menjadi viral di media sosial.

Politik dan Batas Kolonial


Menyusul pembentukan perlindungan Prancis atas Kamboja pada tahun 1863, beberapa perjanjian antara Prancis dan Siam ditandatangani dari tahun 1904 hingga 1907 untuk menentukan batas wilayah. Surveyor Prancis membuat peta berdasarkan garis daerah aliran sungai tetapi membuat pengecualian di dekat situs-situs penting secara budaya seperti Kuil Preah Vihear.

Para sejarawan Asia Tenggara telah lama mencatat bahwa batas-batas wilayah, terutama yang ditetapkan oleh kekuatan Barat, asing bagi politik regional.

Peta-peta buatan Prancis yang didasarkan pada kartografi Eropa memberi Kamboja "geo-body" yang khas, dengan Kuil Preah Vihear terletak tepat di dalam perbatasannya. Thailand secara konsisten mempermasalahkan batas-batas ini, terutama karena teknologi geografis yang lebih modern mengungkap adanya inkonsistensi.

Pada tahun 2008, Kamboja berhasil mendaftarkan Kuil Preah Vihear sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, sebuah langkah yang kembali memicu pertentangan dari Thailand.

Menteri Luar Negeri Thailand saat itu, Noppadon Pattama, yang mendukung pencalonan tersebut, terpaksa mengundurkan diri menyusul reaksi keras dari dalam negeri. Pada tahun yang sama, bentrokan pecah di dekat kuil, menewaskan tentara dari kedua belah pihak.

Konfrontasi Militer yang Berulang


Konfrontasi militer saat ini bukanlah yang pertama. Pada 28 Mei 2025, insiden militer terjadi di area Kuil Ta Moan Thom dan sekitarnya, menyebabkan satu tentara Kamboja tewas. Kedua negara saling tuding memicu baku tembak.

Kamboja lalu membawa sengketa ke ICJ atas beberapa area yang belum terselesaikan administratifnya, termasuk di sekitar kuil.

Namun, Thailand lebih memilih penyelesaian melalui Joint Boundary Commission (JBC) dan mekanisme bilateral sembari menolak otoritas ICJ.

Pada Kamis (24/7/2025), terjadi baku tembak berskala besar lagi di beberapa titik perbatasan—termasuk dekat Kuil Ta Muen Thom, yang merupakan bagian dari kompleks Kuil Preah Vihear. Versi Thailand, konfrontasi dimulai ketika pasukan Kamboja mengerahkan pesawat tanpa awak untuk pengintaian udara di dekat posisi militer Thailand. Upaya tentara Thailand untuk meredakan ketegangan gagal, dan pada pukul 08.20 waktu setempat, baku tembak kedua militer pecah.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Bukan Perintah Menyerang,...
Bukan Perintah Menyerang, Ini Ayat Al-Quran yang Mengizinkan Perang
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak Tak Ingin Iran Bangkit dari Puing-Puing Kehancuran
Rekomendasi
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved