Mengapa Thailand dan Kamboja Tiba-tiba Perang? Ini yang Sebenarnya Terjadi

Jum'at, 25 Juli 2025 - 08:01 WIB
loading...
Mengapa Thailand dan...
Thailand dan Kamboja tiba-tiba perang di sepanjang perbatasan. Pangkal masalah konflik ini sebenarnya adalah sengketa wilayah yang dikenal sebagai Segitiga Zamrud. Foto/Phnom Penh Post
A A A
BANGKOK - Perang antara Thailand dan Kamboja tiba-tiba pecah di sepanjang perbatasan pada Kamis, menewaskan 14 orang hingga Jumat (25/7/2025) pagi. Ini merupakan puncak ketegangan perbatasan kedua negara selama berbulan-bulan.

Militer kedua negara telah saling tembak di perbatasan. Bahkan, tentara Thailand merespons dengan serangan udara menggunakan beberapa jet tempur F-16 buatan Amerika Serikat ketika masing-masing negara saling menyalahkan atas eskalasi konflik.

Menteri Kesehatan Thailand Somsak Thepsuthin mengatakan kepada wartawan bahwa tindakan Kamboja, termasuk serangan terhadap sebuah rumah sakit, harus dianggap sebagai kejahatan perang.

Baca Juga: Perang Thailand vs Kamboja Berkecamuk, Sudah 14 Orang Tewas

Tetapi apa sebenarnya yang terjadi? Berikut hal-hal yang perlu diketahui tentang perselisihan antara kedua negara tetangga Asia Tenggara ini.

Mengapa Thailand dan Kamboja Tiba-tiba Perang?


Bentrokan bersenjata pecah pada hari Kamis di wilayah perbatasan yang telah lama disengketakan antara Thailand dan Kamboja. Pertempuran ini meliputi baku tembak, serangan udara, dan serangan roket.

Pihak berwenang Thailand mengatakan bentrokan ini menewaskan sedikitnya 14 orang, yakni satu tentara dan 13 warga sipil di tiga provinsi. Sedangkan pihak Kamboja mengatakan empat warga sipil terluka.

Militer Thailand mengatakan dari enam jet tempur F-16 yang dikerahkan, salah satunya menembaki wilayah Kamboja dan menghancurkan target militer.

"Kami telah menggunakan kekuatan udara terhadap target militer sesuai rencana," kata wakil juru bicara militer Thailand, Richa Suksuwanon, kepada para wartawan, sebagaimana dikutip dari ABC News.

Bentrokan masih berlangsung di setidaknya enam wilayah di sepanjang perbatasan, kata Kementerian Pertahanan Thailand.

Bentrokan pertama pada Kamis pagi terjadi di daerah dekat kuil kuno Ta Muen Thom, di sepanjang perbatasan Surin dan provinsi Oddar Meanchey, Kamboja.

Perselisihan ini pertama kali berkobar pada bulan Mei setelah angkatan bersenjata Thailand dan Kamboja sempat saling tembak di wilayah perbatasan yang relatif kecil dan diperebutkan, yang diklaim oleh masing-masing negara sebagai wilayahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
Aktivitas Gunung Anak...
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Berita Terkini
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved