'Saya Sangat Khawatir Perang Thailand-Kamboja Menjadi seperti Gaza'

Jum'at, 25 Juli 2025 - 07:21 WIB
loading...
Saya Sangat Khawatir...
Bangunan di Thailand rusak parah dihantam roket Kamboja. Warga Kamboja sangat khawatir perang kedua negara ini bisa berubah menjadi seperti perang di Gaza. Foto/Angkatan Darat Kerajaan Thailand via Bangkok Post
A A A
PHNOM PENH - Perang Thailand dan Kamboja di sepanjang perbatasan kedua negara telah memicu kepanikan para turis asing. Bahkan, warga Kamboja sangat khawatir perang ini bisa berubah seperti perang di Jalur Gaza, Palestina.

Warga Australia, Olivia Tedeschi, telah melakukan perjalanan dari Kamboja ke Thailand minggu lalu dan mengatakan kepada ABC News, Jumat (25/7/2025), bahwa para turis asing seperti dirinya panik setelah semua bus yang beroperasi dibatalkan dan dia terpaksa terbang dengan pesawat.

"Secara fisik, Anda tidak bisa pergi dari Kamboja ke Thailand atau sebaliknya melalui penyeberangan darat perbatasan," katanya.

Tedeschi, yang menjadi sukarelawan di Kamboja, berencana untuk naik bus populer tujuh jam dari Siem Reap di barat laut negara itu ke Bangkok minggu lalu.

Baca Juga: Perang Thailand vs Kamboja Berkecamuk, Sudah 14 Orang Tewas

"Semua orang naik bus, tetapi kemudian tiba-tiba, semua bus mulai dibatalkan," katanya. "Mereka memberi tahu kami bahwa itu karena perbatasan ditutup."

Dia mengatakan seorang gadis muda dari Kamboja mengatakan kepadanya bahwa dia khawatir konflik akan meningkat.

"Gadis muda di Kamboja ini menoleh ke saya dan berkata, 'Saya tidak ingin ada perang. Saya sangat khawatir perang ini akan berubah menjadi seperti Gaza'," ujarnya.

Warga asal Tasmania berusia 26 tahun itu berhasil naik pesawat dari Siem Reap Reap ke Bangkok, tetapi mengatakan dia mempertanyakan apakah dia harus meninggalkan negara itu selagi bisa.

"Semua orang panik ketika kami mendengar perbatasan akan ditutup," katanya, merujuk pada wisatawan asing di hostel dan grup obrolan serta forum perjalanan daring yang populer.

"Tidak ada yang benar-benar tahu apa yang harus dilakukan," imbuh dia.

Sudah 14 Orang Tewas akibat Perang


Perang kedua negara terus berkecamuk di sepanjang perbatasan kedua negara. Hingga Jumat (25/7/2025) pagi, sudah 14 orang tewas, yang sebagian besar adalah warga sipil.

Kedua belah pihak saling menembakkan senjata ringan, artileri, dan roket. Bahkan, Thailand juga melancarkan serangan udara menggunakan enam jet tempur F-16 buatan Amerika Serikat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Jon Bon Jovi Mendadak...
Jon Bon Jovi Mendadak Hentikan Konser, Ternyata Ini Penyebabnya!
Profil Pendidikan Sudaryono,...
Profil Pendidikan Sudaryono, Anak Petani yang Resmi Dilantik Jadi Kepala BGN
Ditransfer Ruben Onsu...
Ditransfer Ruben Onsu Rp75 Juta, Sarwendah Dikabarkan Protes
Berita Terkini
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Infografis
Perang Pecah, Ini Perbandingan...
Perang Pecah, Ini Perbandingan Kekuatan Militer Thailand vs Kamboja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved