Pertama Kalinya, Negara NATO Tangkap 2 Tentara Israel atas Kejahatan Perang di Gaza
Selasa, 22 Juli 2025 - 09:58 WIB
loading...
A
A
A
HRF adalah sebuah LSM yang berbasis di Brussels yang berfokus pada tindakan hukum internasional atas kejahatan perang yang dilakukan di Gaza sejak dimulainya perang pada Oktober 2023. Pendirinya, Dyab Abou Jahjah, mengatakan kepada MEE bahwa mereka memiliki lebih dari 8.000 bukti yang mendokumentasikan kejahatan perang oleh tentara Israel di Gaza.
HRF telah menindaklanjuti kasus-kasus kejahatan perang terhadap tentara dan pejabat Israel di Eropa dan Amerika Latin, tetapi ini adalah pertama kalinya upaya mereka berujung pada penangkapan.
"Hind Rajab Foundation dan GLAN menyambut terobosan ini dengan tekad dan kerendahan hati," ujar mereka dalam siaran pers.
"Kami akan terus mendukung proses hukum yang sedang berlangsung dan mendesak otoritas Belgia untuk melanjutkan penyelidikan secara penuh dan independen. Keadilan tidak boleh berhenti di sini - dan kami berkomitmen untuk menuntaskan penyelidikan ini."
Penangkapan tersebut terjadi pada hari yang sama ketika Raja Philippe dari Belgia menggambarkan situasi di Gaza sebagai "aib bagi kemanusiaan". Dalam pidatonya pada hari Minggu, dia mengatakan bahwa Belgia mendukung seruan PBB untuk “segera mengakhiri krisis yang tak tertahankan ini”.
HRF telah menindaklanjuti kasus-kasus kejahatan perang terhadap tentara dan pejabat Israel di Eropa dan Amerika Latin, tetapi ini adalah pertama kalinya upaya mereka berujung pada penangkapan.
"Hind Rajab Foundation dan GLAN menyambut terobosan ini dengan tekad dan kerendahan hati," ujar mereka dalam siaran pers.
"Kami akan terus mendukung proses hukum yang sedang berlangsung dan mendesak otoritas Belgia untuk melanjutkan penyelidikan secara penuh dan independen. Keadilan tidak boleh berhenti di sini - dan kami berkomitmen untuk menuntaskan penyelidikan ini."
Penangkapan tersebut terjadi pada hari yang sama ketika Raja Philippe dari Belgia menggambarkan situasi di Gaza sebagai "aib bagi kemanusiaan". Dalam pidatonya pada hari Minggu, dia mengatakan bahwa Belgia mendukung seruan PBB untuk “segera mengakhiri krisis yang tak tertahankan ini”.
(mas)
Lihat Juga :