Ribuan Dokter di AS Tak Diizinkan Bantu Tangani Pasien Covid-19

Minggu, 03 Mei 2020 - 23:59 WIB
loading...
A A A
Terlepas dari seberapa berpengalaman lulusan medis dan dokter internasional, mereka harus melalui proses pengujian dan verifikasi kredensial yang sama untuk berlatih. Banyak yang ditinggalkan, karena mereka tidak dipilih untuk posisi residensi rumah sakit, langkah terakhir dan kompetitif sebelum menjadi terakreditasi.

Hampir 41 ribu mahasiswa kedokteran melamar 37 ribu posisi residensi tahun ini, lebih dari 19 ribu di antaranya adalah mahasiswa domestik yang belajar di AS. Hampir 94 persen lulusan dalam negeri AS dinyatakan lulus.

Tetapi untuk lebih dari 12 ribu lulusan medis internasional yang mendaftar, tingkat kelulusannya adalah 61 persen. Hampir 4.700 mahasiswa kedokteran asing yang terlatih tidak mendapatkan residensi rumah sakit dan di sebagian besar negara bagian, satu-satunya hal yang harus dilakukan dokter seperti Khalif adalah mencoba lagi tahun depan.

Pelamar residensi dipasangkan dengan rumah sakit oleh perusahaan swasta, melalui Program Pencocokan Penduduk Nasional. Untuk melamar, setiap kandidat harus lulus ujian standar yang sama yang dilewati Khalif, dan harus masuk sekolah kedokteran.

Posisi residen sebagian didanai oleh Medicare, program asuransi kesehatan federal untuk beberapa individu. Namun, dana dibekukan secara efektif pada tahun 1997, dan tidak meningkat sejak itu. Bahkan, sebelum wabah Covid-19, American Association of Medical Colleges memperkirakan kekurangan dokter secara nasional pada tahun 2032 kecuali jika dana federal ditingkatkan.

Banyak yang khawatir, bukan hanya kebutuhan mendesak akan dokter karena meningkatnya jumlah kasus, tetapi juga karena fakta bahwa para profesional medis berisiko tinggi untuk tertular virus, terutama di tempat-tempat di mana ada kekurangan peralatan profesional pelindung seperti masker dan sarung tangan. Lebih dari 3.000 dokter terinfeksi Covid-19 di China. Lebih dari 60 telah meninggal di Italia, dan sekitar 14 persen dari kasus Covid-19 di Spanyol adalah para pekerja medis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Pelatih Spanyol Kutuk...
Pelatih Spanyol Kutuk Ulah Pemain Argentina di Piala Dunia 2026
Deretan Universitas...
Deretan Universitas di Spanyol yang Bisa Dituju dengan Beasiswa LPDP, Ada Kampus Pilihanmu?
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved