Ribuan Dokter di AS Tak Diizinkan Bantu Tangani Pasien Covid-19

Minggu, 03 Mei 2020 - 23:59 WIB
loading...
A A A
Di California, sepasang lulusan medis internasional, termasuk Edward Dudley Robey, menulis surat terbuka, tertanggal 23 Maret, kepada Gubernur Gavin Newsom, mendesaknya untuk membuat lisensi kepada para dokter yang belum mendapatkan residensi.

"Dengan kebutuhan saat ini akan dokter, ada ribuan tenaga ahli di seluruh AS yang bakatnya saat ini terbuang sia-sia ketika kita sangat membutuhkannya," bunyi surat itu.

Sejumlah negara bagian memiliki program serupa, bahkan sebelum wabah. Ini termasuk asisten dokter program Missouri, yang memungkinkan lulusan medis internasional bekerja di bawah pengawasan dokter berlisensi, tanpa izin tinggal.

New York mengumumkan akan memungkinkan sukarelawan dengan pengalaman medis yang relevan untuk bekerja selama pandemi, serta siswa dengan pelatihan residensi selama satu tahun. Gubernur New Jersey menandatangani perintah eksekutif yang mengesahkan penerbitan lisensi medis sementara untuk dokter yang berlisensi dan memiliki reputasi baik di negara-negara asing.

Khalif berharap negara-negara bagian akan mengizinkan lulusan medis yang tak tertandingi untuk bekerja, asalkan mereka memenuhi syarat untuk slot residensi. "Kita semua hanya ingin keluar sana dan membantu sesama kolega kita," katanya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
Fasilitas Baru Arab...
Fasilitas Baru Arab Saudi, Umrah Berkali-kali dalam Setahun Cukup Ajukan Visa 1 Kali
Rekomendasi
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
Pelatih Spanyol Kutuk...
Pelatih Spanyol Kutuk Ulah Pemain Argentina di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Infografis
Waspada, Kasus COVID-19...
Waspada, Kasus COVID-19 Meningkat 2 Kali Lipat di Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved