4 Pemicu Kekalahan Telak Partai Berkuasa di Jepang

Selasa, 22 Juli 2025 - 04:55 WIB
loading...
A A A
"Mereka berpikir bahwa dia tidak memiliki pandangan nasionalis tentang sejarah, dia tidak memiliki pandangan yang kuat terhadap Tiongkok seperti yang dimiliki Abe."

Shinzo Abe sebelumnya adalah pemimpin LDP dan merupakan perdana menteri dengan masa jabatan terlama di Jepang, menjabat dua kali antara tahun 2006 dan 2007, serta 2012 dan 2020.

Baca Juga: Horor, Penerbangan Delta dan Pesawat Pengebom B-52 Nyaris Tabrakan di Langit AS

2. Partai Sanseito Hadir dengan Gaya Populisme Baru

Hall mengatakan sebagian dukungan partai telah diarahkan kepada partai Sanseito - yang sekarang akan mengatakan hal-hal yang "belum pernah dikatakan di depan umum sebelumnya oleh anggota majelis tinggi," - mencatat ketertarikan partai terhadap "teori konspirasi, pernyataan anti-asing, [dan] pandangan revisionis yang sangat kuat tentang sejarah".

Partai kanan-tengah Ishiba telah memerintah Jepang hampir terus-menerus sejak tahun 1955, meskipun dengan seringnya terjadi pergantian pemimpin.

Hasil ini menggarisbawahi rasa frustrasi para pemilih terhadap Ishiba, yang telah berjuang untuk membangun kepercayaan di tengah Jepang yang berjuang melawan hambatan ekonomi, krisis biaya hidup, dan negosiasi perdagangan dengan Amerika Serikat.

Banyak juga yang tidak senang dengan inflasi - terutama harga beras - dan serangkaian skandal politik yang telah membebani LDP dalam beberapa tahun terakhir.

Tiga perdana menteri LDP terakhir yang kehilangan mayoritas di majelis tinggi mengundurkan diri dalam waktu dua bulan, dan para analis telah memperkirakan bahwa kekalahan yang signifikan dalam pemilihan ini akan menghasilkan hasil yang serupa.

3. Pergantian Pemimpin Bukan Solusi

Hal ini akan membuka peluang bagi calon pemimpin LDP lainnya, termasuk Sanae Takaichi, yang berada di posisi kedua setelah Ishiba dalam pemilihan kepemimpinan tahun lalu; Takayuki Kobayashi, mantan menteri keamanan ekonomi; dan Shinjiro Koizumi, putra mantan Perdana Menteri Junichiro Koizumi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Anggap China Jadi Ancaman,...
Anggap China Jadi Ancaman, Menhan Jepang: Kita Hadapi Tantangan Baru
China Blakblakan Targetkan...
China Blakblakan Targetkan Sekutu Utama AS di Asia, Begini Caranya
Sultan Jepang Bangun...
Sultan Jepang Bangun Sirkuit Ala Formula 1 Rp3,2 Triliun Khusus untuk Istri dan Anak
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Pilu Seorang Ibu Gugat...
Pilu Seorang Ibu Gugat OpenAI Usai Kematian Putrinya Dikaitkan ChatGPT
Trump: Uranium Iran...
Trump: Uranium Iran Akan Dimusnahkan
Rekomendasi
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Berita Terkini
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved