4 Pemicu Kekalahan Telak Partai Berkuasa di Jepang

Selasa, 22 Juli 2025 - 04:55 WIB
loading...
A A A
Bagaimanapun, pergantian kepemimpinan di dalam partai yang berkuasa hampir pasti akan memicu drama politik dan menggoyahkan pemerintahan Jepang di momen krusial negosiasi perdagangan AS-Jepang.

Pada hari Senin, Bursa Efek Tokyo tutup karena hari libur umum, tetapi yen menguat di pasar global terhadap mata uang utama lainnya karena hasil pemilu tampaknya telah diprediksi oleh para investor.

4. Sentimen Anti-Asing Menguat di Jepang

Dukungan untuk koalisi yang berkuasa tampaknya telah terkikis oleh para kandidat dari partai Sanseito yang kecil dan berhaluan kanan, yang dipimpin oleh Sohei Kamiya, yang telah dibandingkan dengan Trump oleh beberapa media.

Partai tersebut, yang dikenal dengan kebijakan "Japanese First", menarik suara konservatif dengan retorika anti-imigrasinya. Pada hari Minggu, partai tersebut memenangkan 14 kursi - tambahan besar dari satu kursi yang dimenangkan partai tersebut pada pemilihan terakhir.

Sanseito menjadi terkenal selama pandemi, karena menyebarkan teori konspirasi di YouTube seperti "negara bagian dalam" dan memperingatkan orang-orang untuk tidak memakai masker atau memvaksinasi diri sendiri.

Terkenal dengan budaya isolasionis dan kebijakan imigrasi yang ketat, negara kepulauan ini telah mengalami lonjakan rekor jumlah wisatawan dan penduduk asing dalam beberapa tahun terakhir.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
Liburan ke Jepang Jelajah...
Liburan ke Jepang Jelajah Fukuoka Tanpa Pusing Urus Itinerary
Selat Hormuz Ditutup,...
Selat Hormuz Ditutup, AS dan Iran Saling Lancarkan Serangan Rudal
Ungkap Rencana Pembunuhan,...
Ungkap Rencana Pembunuhan, Trump: 1.000 Rudal Disiapkan Serang Iran
Rekomendasi
Dituntut 8,5 Tahun Penjara,...
Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Gubernur Riau: JPU Abaikan Fakta Persidangan
Denny Cagur Kenang Sosok...
Denny Cagur Kenang Sosok Temon: Senior yang Baik dan Berwawasan Luas
Messi Adu Mulut dengan...
Messi Adu Mulut dengan Wasit Portugal: Hormati Saya, Bicaralah yang Baik!
Berita Terkini
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved