Siapa Red Uncle atau Sister Hong? Pria China yang Viral karena Menyamar Jadi Gadis Cantik dan Kencani 1.600 Pria

Sabtu, 19 Juli 2025 - 19:15 WIB
loading...
Siapa Red Uncle atau...
Red Uncel atau Sister Hong berhasil memikat 1.600 pria. Foto/X/@rii_fan
A A A
BEIJING - Skandal yang melibatkan sosok yang dikenal sebagai "Red Uncle atau Paman Merah" dan "Sister Hong atau Saudari Hong" menjadi salah satu fenomena viral paling banyak dibicarakan di China pada tahun 2025. Itu memicu perdebatan sengit di dunia maya dan liputan media yang luas, baik di dalam negeri maupun internasional.

Internet diramaikan dengan skandal aneh dan meresahkan ini yang telah menggemparkan media sosial China. Kata kunci pencarian seperti "video Paman Merah", "video viral Saudari Hong", "video Paman Merah tempat menonton", "video viral Nona Hong", "tautan Telegram Paman Merah", "skandal Nona Hong", dan "video Nona Hong China" telah tersebar luas di Google Trends dan platform seperti Weibo, X (sebelumnya Twitter), dan Telegram.

Siapa Red Uncle atau Sister Hong? Pria China yang Viral karena Menyamar Jadi Gadis Cantik dan Kencani 1.600 Pria

1. Pria Itu Berusia 38 Tahun dan Menyamar sebagai Wanita

Di tengah kontroversi ini adalah seorang pria berusia 38 tahun dari Nanjing, Provinsi Jiangsu, yang menyamar sebagai seorang wanita bernama "Saudari Hong" (juga disebut sebagai Nona Hong atau Nona Hong) untuk diduga memikat ratusan pria ke dalam hubungan intim, sambil diam-diam merekamnya.

Laporan mengklaim lebih dari 1.600 pria terlibat, meskipun polisi menyatakan jumlah pastinya dibesar-besarkan dan tidak mengonfirmasi angka spesifik!

2. Memiliki Identitas Ganda

Pria bermarga Jiao ini dilaporkan memiliki identitas ganda baik daring maupun luring. Di dunia maya, ia dikenal dengan nama "Suster Hong", sementara beberapa netizen menjulukinya "Paman Merah" karena usianya (sebelumnya dilaporkan berusia 60 tahun) dan fitur maskulinnya meskipun ia menampilkan dirinya sebagai seorang wanita.

Jiao diduga menggunakan pakaian lintas jenis, wig, filter, dan rekaman suara yang diubah untuk membangun persona wanita palsu. Dengan penyamaran ini, ia diduga merayu pria—kebanyakan heteroseksual—di aplikasi kencan, mengundang mereka ke rumahnya dengan kesan bahwa mereka sedang bertemu seorang wanita.

Baca Juga: NATO Ketar-ketir, Akankah BRICS Jadi Aliansi Militer?

3. Merekam Diam-diam dan Dibagikan kepada Grup Percakapan Berbayar

Yang benar-benar meresahkan publik adalah bahwa pertemuan-pertemuan ini dilaporkan direkam secara diam-diam—tanpa persetujuan peserta—dan kemudian disebarluaskan di grup obrolan daring berbayar.

Beberapa sumber mengklaim bahwa lebih dari 1.600 pria terlibat, meskipun polisi membantah angka pastinya, dengan alasan bahwa jumlah sebenarnya masih dalam penyelidikan. Namun demikian, nilai kejutannya, dikombinasikan dengan sifat grafis kontennya, telah membuat video-video tersebut menjadi viral dengan berbagai nama, termasuk "video Miss Hong" dan "video viral asli Paman Merah".

Dalam perkembangan yang lebih meresahkan, laporan menunjukkan bahwa beberapa video dibagikan dengan nama berkas dan tautan yang menyesatkan, sehingga menarik penonton yang tidak menaruh curiga untuk mengunduh atau mengaksesnya. Pencarian untuk "video Red Uncle tempat menonton" dan "klip asli Sister Hong" semakin memperkeruh kekacauan digital seputar insiden ini.

4. Pemerintah China Turun Tangan

Melansir Lastly, Otoritas China telah mengambil langkah ekstensif untuk menghapus semua video terkait dari platform publik, dan membagikan atau mencari materi ini merupakan tindakan ilegal. Distribusi, kepemilikan, atau penayangan dapat dikenakan sanksi pidana di Tiongkok. Banyak situs yang mengiklankan "video asli Red Uncle" merupakan penipuan atau sumber ilegal.

Skandal ini telah menarik perhatian luas tidak hanya karena detailnya yang vulgar tetapi juga karena implikasi etika dan hukumnya. Pihak berwenang Tiongkok kini sedang menyelidiki masalah ini dengan tuduhan terkait pelanggaran privasi, distribusi konten eksplisit, dan kemungkinan pelanggaran kesehatan masyarakat, karena beberapa pihak yang terlibat mungkin telah terpapar PMS.

Sementara itu, pejabat kesehatan masyarakat telah mengeluarkan seruan mendesak untuk melakukan tes, mendesak siapa pun yang mungkin telah melakukan kontak dengan pelaku untuk melapor secara anonim. Warganet telah menyatakan keterkejutan, rasa jijik, dan kebingungan, serta kekhawatiran tentang bagaimana penipuan semacam itu dilakukan tanpa terdeteksi begitu lama.

5. Jadi Tren Global

Skandal ini memiliki semua unsur yang dibutuhkan untuk memicu badai media sosial: penipuan, cross-dressing, rekaman rahasia, video viral, dan potensi ratusan, bahkan ribuan, nyawa yang akan terdampak. Kata kunci seperti "skandal Miss Hong", "video asli Red Uncle", dan "video viral Sister Hong" terus menjadi tren global seiring pengguna yang penasaran, detektif digital, dan pembuat meme mencoba mengungkap kebenaran.

Namun, pihak berwenang telah memperingatkan dengan tegas agar tidak mengunduh atau membagikan video semacam itu, dengan menyatakan bahwa tindakan tersebut dapat mengakibatkan konsekuensi hukum. Tim kejahatan siber sedang memantau platform untuk mengetahui peredaran klip-klip ini.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Kasus Hanania Travel:...
Kasus Hanania Travel: 16 Influencer Diperiksa, Rp110 Juta Uang Saku Disita Polisi
Majelis Ulama Senior...
Majelis Ulama Senior Iran Serukan Pembunuhan Donald Trump dan Netanyahu
Iran Larang Badan Energi...
Iran Larang Badan Energi Atom Periksa Fasilitas Nuklir yang Hancur Diserang AS
Rekomendasi
Siap Hadapi Sidang Perdana...
Siap Hadapi Sidang Perdana Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Didampingi 25 Advokat
Breaking News! Pesawat...
Breaking News! Pesawat Dibakar OTK di Bandara Ipdeheik Yahukimo Papua
Larangan dan Sanksi...
Larangan dan Sanksi MPLS 2026, Atribut Tidak Relevan hingga Pungutan Biaya Dilarang
Berita Terkini
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Infografis
Siapa yang Menang dalam...
Siapa yang Menang dalam Perang Gaza, Hamas atau Netanyahu?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved