3 Keuntungan Besar AS setelah Negosiasi Tarif Trump-Prabowo

Jum'at, 18 Juli 2025 - 14:40 WIB
loading...
A A A
Kesepakatan itu juga dengan syarat Indonesia membeli produk energi seperti minyak mentah, LPG, LNG dengan total USD15 miliar, kemudian produk pertanian senilai USD4,5 miliar, dan 50 unit pesawat Boeing untuk maskapai Garuda Indonesia.

Keuntungannya bagi AS:

♦Daya saing harga produk AS akan meningkat drastis di pasar Indonesia—negara yang jadi salah satu pasar berkembang terbesar di Asia Tenggara.
♦Ekspor pertanian AS ke Indonesia diprediksi melonjak 45% dalam satu tahun, menurut estimasi US Department of Agriculture (USDA).
♦Industri teknologi Amerika—seperti Cisco, Intel, dan Raytheon—mendapat akses prioritas untuk proyek-proyek digitalisasi dan pertahanan di Indonesia.

Washington mendapat keistimewaan luar biasa. Di saat banyak negara masih menghadapi kendala tarif tinggi dan proteksionisme Indonesia, AS kini masuk tanpa halangan. Ini mendorong ketergantungan Indonesia terhadap produk dan sistem AS, menciptakan "market lock-in" dalam jangka panjang.

2. Indonesia Dikenai Tarif 19%, AS Untung Lewat Proteksi


Amerika Serikat sebelumnya menerapkan tarif 10% standar terhadap barang impor, termasuk dari Indonesia.
Presiden Trump kemudian mengancam menaikkan tarif menjadi 32% bagi produk Indonesia. Setelah negosiasi, tarif final disepakati pada angka 19%.

Keuntungannya bagi AS:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Pentagon Diam-diam...
Mengapa Pentagon Diam-diam Ubah Jumlah Tentara yang Terluka dan Tewas Akibat Perang Iran?
Tak Ada Jalan Keluar,...
Tak Ada Jalan Keluar, 6 Pilihan Strategi Trump saat Perang Iran Makin Memburuk
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
Indonesia Cs Serukan...
Indonesia Cs Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Bodoh dan Tolol!
Soal Pengganti Perry...
Soal Pengganti Perry Warjiyo, DPR Tunggu Usulan Prabowo
AS Kekurangan Stok Rudal,...
AS Kekurangan Stok Rudal, Trump Tunda Serangan Besar-besaran Terhadap Iran
Iran Ngadu ke Rusia:...
Iran Ngadu ke Rusia: AS Ingkar Janji dan Jahat!
Rekomendasi
Mengoptimalkan Potensi...
Mengoptimalkan Potensi Sawit sebagai Sumber Energi Terbarukan
Pakar Hukum: Kemiskinan...
Pakar Hukum: Kemiskinan Bukan Alasan Pembenaran Lakukan Kejahatan
Google Hentikan Dukungan...
Google Hentikan Dukungan YouTube untuk Smartphone Jadul
Berita Terkini
Jeda Perang dan Gencatan...
Jeda Perang dan Gencatan Senjata Selalu Menguntungkan Iran, Ini 4 Alasannya
Tak Mau Tarik Pasukan...
Tak Mau Tarik Pasukan Zionis, Israel Justru Izinkan Tentara Maroko dan Uganda Berjaga di Rafah
Mengapa Pentagon Diam-diam...
Mengapa Pentagon Diam-diam Ubah Jumlah Tentara yang Terluka dan Tewas Akibat Perang Iran?
Eropa Bagai Neraka Akibat...
Eropa Bagai Neraka Akibat Kebakaran Hutan dan Gelombang Panas, Ini 5 Faktanya
Putin Klaim Armada Kapal...
Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing
Houthi dan Milisi Irak...
Houthi dan Milisi Irak Kompak Serang Arab Saudi, Riyadh: Agresor Itu Didukung Iran
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved