Kemenangan bagi Houthi, Pelabuhan Eilat Israel Akan Ditutup karena Rugi Besar

Jum'at, 18 Juli 2025 - 13:46 WIB
loading...
Kemenangan bagi Houthi,...
Pelabuhan Eilat Israel akan ditutup hari Minggu lusa setelah gagal bayar utang. Pelabuhan ini rugi besar akibat efek serangan Houthi Yaman terhadap kapal-kapal kargo di Laut Merah. Foto/Yehuda Ben Itach/Flash90 via Times of Israel
A A A
TEL AVIV - Pelabuhan Eilat Israel akan menghentikan operasinya mulai hari Minggu (20/7/2025) lusa karena rugi besar. Otoritas pelabuhan tersebut gagal membayar utangnya menyusul penurunan tajam pendapatan akibat rentetan serangan kelompok Houthi Yaman di Laut Merah.

Surat kabar bisnis dan ekonomi Israel, The Calcalist, melaporkan pada hari Kamis bahwa pemerintah kota Eilat telah membekukan rekening bank pelabuhan tersebut, yang jumlahnya sekitar 10 juta shekel (USD3 juta), karena pajak yang belum dibayar.

Surat kabar itu melaporkan bahwa Pelabuhan Eilat telah mencatat penurunan tajam pendapatan akibat rentetan serangan Houthi terhadap kapal-kapal yang terkait dengan Israel.

Baca Juga: Houthi Kembali Serang Israel, Pelabuhan Eilat Tutup Permanen

Otoritas Pengiriman dan Pelabuhan Israel mengatakan pada hari Rabu bahwa akibat "krisis keuangan yang dialami akibat konflik yang sedang berlangsung", Pemerintah Kota Eilat memberi tahu manajemen pelabuhan tentang penyitaan semua rekening banknya karena utang kepada pemerintah kota.

"Akibatnya, pemberitahuan telah diterima dari Otoritas Pengiriman dan Pelabuhan yang menyatakan bahwa Pelabuhan Eilat diperkirakan akan ditutup dan menghentikan semua aktivitas mulai Minggu mendatang," kata otoritas tersebut.

Pendapatan pelabuhan Eilat pada tahun 2024 anjlok menjadi hanya 42 juta shekel (USD12,5 juta), turun hampir 80 persen dari 212 juta shekel (USD63 juta) pada tahun 2023, setelah pengiriman dialihkan ke pelabuhan Mediterania Ashdod dan Haifa.

Sumber di pelabuhan mengatakan kepada The Calcalist bahwa penutupan tersebut akan "melambangkan sebuah kemenangan bagi Houthi dan kerugian bagi perekonomian Israel."

Houthi Yaman, yang juga dikenal sebagai Ansar Allah, mulai menyerang Israel dan kapal-kapal pengangkut barang yang menuju Israel di wilayah Laut Merah untuk memprotes perang brutal Israel di Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Walk Out saat Negosiasi...
Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Iran: Kami Tak Berunding di Bawah Tekanan!
Rekomendasi
IHSG Sesi Siang Berbalik...
IHSG Sesi Siang Berbalik Meroket 2,69% Tembus Level 6.041
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Mengapa Umat Islam Dianjurkan...
Mengapa Umat Islam Dianjurkan Berpuasa di Hari Asyura? Ini Penjelasannya
Berita Terkini
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Infografis
Lawan Houthi, AS akan...
Lawan Houthi, AS akan Kerahkan Kapal Induk Nuklir Kedua
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved