Kemenangan bagi Houthi, Pelabuhan Eilat Israel Akan Ditutup karena Rugi Besar

Jum'at, 18 Juli 2025 - 13:46 WIB
loading...
A A A
Israel telah menewaskan sedikitnya 58.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 140.000 orang, kebanyakan dari mereka adalah perempuan dan anak-anak sejak perang Gaza pecah 7 Oktober 2023.

Menurut lembaga amal internasional Save the Children, diperkirakan sebanyak 21.000 anak hilang.

Oded Forer, seorang anggota Parlemen Israel dari partai sayap kanan Yisrael Beiteinu, mengatakan kepada Middle East Eye bahwa penutupan pelabuhan tersebut merupakan "tanda aib bagi pemerintah Israel".

Menurut Forer, yang mengepalai Komite Knesset untuk Penguatan dan Pembangunan Negev dan Galilea, pemerintah tidak mampu menghilangkan ancaman terhadap rute pelayaran ke Eilat, sehingga dalam praktiknya gerbang perdagangan selatan Negara Israel tercekik.

"Selama berbulan-bulan, kami memperingatkan tentang keruntuhan pelabuhan Eilat akibat kegagalan menghadapi ancaman Houthi," kata Forer.

"Alih-alih bertindak tegas untuk menjaga jalur pelayaran tetap terbuka, untuk menerapkan kebijakan dukungan, pemerintah membiarkan pelabuhan runtuh secara diam-diam," ujarnya.

"Setiap hari yang berlalu adalah kerusakan tambahan bagi pinggiran, ekonomi, dan kedaulatan," paparnya.

Perdagangan utama yang menghasilkan keuntungan bagi pelabuhan sebelum perang adalah pembongkaran mobil baru yang tiba di Israel.

Pada tahun 2023, sekitar 150.000 mobil dibongkar di pelabuhan, dan 134 kapal berlabuh. Pada tahun 2024, tidak ada mobil yang dibongkar, dan jumlah kapal yang berlabuh di sana turun menjadi 64, menurut data dari Kementerian Perhubungan Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Houthi Yaman Blokade...
Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
Israel Tembak Jatuh...
Israel Tembak Jatuh Rudal Iran, Ancam Beri Respons dengan Kekuatan Penuh
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Trump Tuduh China Akses...
Trump Tuduh China Akses Ilegal Data Pemilih AS
China Geram Dituduh...
China Geram Dituduh Campuri Pilpres AS Menangkan Joe Biden, Sindir Balik Trump
Rekomendasi
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
Berita Terkini
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Infografis
Bos Shin Bet Israel...
Bos Shin Bet Israel Yakin akan Berdirinya Negara Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved