Houthi Kembali Serang Israel, Pelabuhan Eilat Tutup Permanen

Kamis, 17 Juli 2025 - 17:15 WIB
loading...
Houthi Kembali Serang...
Juru bicara militer Ansarallah, Brigadir Jenderal Yahya Saree. Foto/aljazeera
A A A
SANAA - Angkatan Bersenjata Yaman, yang berafiliasi dengan gerakan Houthi (Ansarallah), mengumumkan pada hari Rabu (16/7/2025) bahwa mereka telah melancarkan empat operasi militer baru yang menargetkan lokasi-lokasi Israel. Serangan itu termasuk serangan rudal langsung ke Bandara Ben Gurion, menggunakan rudal balistik Zulfiqar.

Dalam pernyataan resmi, juru bicara militer Ansarallah, Brigadir Jenderal Yahya Saree, mengatakan tiga serangan tambahan menargetkan pelabuhan Umm al-Rashrash (Eilat), lokasi militer di wilayah Naqab (Negev), dan bandara Ben-Gurion, menggunakan total empat pesawat tanpa awak.

Saree menegaskan kembali, “Angkatan Bersenjata Yaman tetap berkomitmen pada tanggung jawab agama, moral, dan kemanusiaan mereka terhadap rakyat Palestina."

Dia menekankan operasi ini akan terus berlanjut hingga Israel mengakhiri perangnya di Gaza dan mencabut pengepungan.

Yaman Mengeluarkan Peringatan Baru


Militer Yaman juga memperbarui peringatannya kepada perusahaan-perusahaan internasional yang beroperasi di pelabuhan-pelabuhan yang terletak di Palestina yang diduduki.

Pasukan Houthi Yaman memperingatkan kapal-kapal itu dapat menjadi sasaran jika mereka melanjutkan aktivitas tersebut.

Yaman mengonfirmasi mereka mempertahankan blokade lautnya terhadap kapal-kapal Israel di Laut Merah dan Laut Arab, yang dibingkai sebagai bagian dari kampanye militer yang lebih luas untuk mendukung Gaza.

Pada hari Selasa, Saree mengonfirmasi serangan pesawat nirawak yang berhasil di lokasi militer utama Israel di wilayah Naqab yang diduduki.

Dalam pernyataannya pada tanggal 15 Juli, Saree menekankan operasi Yaman akan terus berlanjut tanpa gangguan hingga agresi di Gaza berhenti dan blokade terhadap Palestina dicabut.

Penutupan Total


Blokade maritim Yaman telah menyebabkan dampak ekonomi yang signifikan di Israel.

Media bisnis Israel, The Marker, melaporkan Pelabuhan Eilat akan sepenuhnya menutup operasinya mulai hari Minggu setelah pemerintah kota membekukan rekening banknya karena utang jutaan shekel.

Pelabuhan tersebut telah menghadapi kelumpuhan hampir total sejak November 2023, ketika Yaman memulai blokade laut terhadap kapal-kapal yang menuju Israel, yang secara drastis mengurangi pendapatan dan melumpuhkan aktivitas komersial.

Menurut The Marker, Pemerintah Kota Eilat membekukan rekening pelabuhan karena utang yang sangat besar, yang secara efektif menghentikan semua operasi pelabuhan.

Laporan sebelumnya dari The Marker mengungkapkan pendapatan Pelabuhan Eilat telah anjlok hingga 80% pada tahun 2024, karena perusahaan pelayaran internasional menghindari rute Laut Merah akibat blokade Yaman yang diberlakukan sebagai bentuk solidaritas dengan Gaza.

Baca juga: ICC Tolak Permintaan Israel untuk Cabut Surat Perintah Penangkapan Netanyahu
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah 2 Dekade, Hamas...
Setelah 2 Dekade, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan Gaza
Takut Ditangkap, Menteri...
Takut Ditangkap, Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Dilaporkan Batal Terbang ke New York
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Dipicu Kudeta 2021,...
Dipicu Kudeta 2021, Perang Saudara Myanmar Renggut Lebih dari 100 Ribu Jiwa
Momen Pelatih Mesir...
Momen Pelatih Mesir Bentangkan Bendera Palestina Setelah Menang atas Australia di Piala Dunia
Rekomendasi
Tak Cuma Jago Melukis!...
Tak Cuma Jago Melukis! RizkyAmom Sukses Padukan Seni Lukis, Ilustrasi, dan Clay Art Jadi Konten Edukatif
JPMorgan Peringatkan...
JPMorgan Peringatkan Risiko Baru MicroStrategy
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
Berita Terkini
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat, Rekor Khomeini Belum Terpecahkan
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Iran Pengganti Khamenei
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved