Menteri Israel Serukan Pembunuhan Presiden Al-Sharaa, Geng Elite Suriah Janjikan Sungai Darah
Jum'at, 18 Juli 2025 - 07:17 WIB
loading...
A
A
A
Sebuah brigade penerjun payung Angkatan Darat Israel juga diperkirakan akan tiba di Suriah, yang menunjukkan bahwa sejauh ini, 160 serangan pesawat nirawak dan jet tempur telah dilakukan, sebagian besar di wilayah tersebut.
Provinsi selatan Sweida juga sedang diserang oleh Israel.
Seorang pejabat Israel mengatakan pasukan militer sedang dikerahkan di Dataran Tinggi Golan sebagai persiapan untuk pertempuran selama beberapa hari, seraya mencatat bahwa telah terjadi "pertukaran pesan dengan Amerika mengenai masalah ini".
Ahmed Al-Sharaa merebut kekuasaan Suriah setelah menggulingkan rezim Presiden Bashar al-Assad pada Desember 2024. Sejak itu, Al-Sharaa menjadi presiden sementara Suriah.
Sementara itu, Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir, telah menyerukan pembunuhan Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa, menandai seruan kedua dari seorang menteri Israel dalam 24 jam.
"Gambar-gambar mengejutkan dari Suriah membuktikan satu hal: sekali jihadis, tetap jihadis," ujar Ben Gvir dalam sebuah pernyataan video, mengacu pada latar belakang Presiden Al-Sharaa.
"Siapa pun yang membunuh, mencukur kumis, mempermalukan, dan memperkosa tidak dapat diajak bernegosiasi, dan satu-satunya hal yang dapat dilakukan adalah melenyapkan al-Jolani," paparnya, merujuk pada nama samaran Al-Sharaa, Mohammad al-Jolani, sebagaimana dikutip The Times of Israel, Jumat (18/7/2025).
Menteri sayap kanan tersebut juga mengatakan: "Saya mencintai kaum Druze di Israel dan merangkul mereka dengan hangat. Saya katakan kepada mereka: kita harus memukul kepala ular," ujarnya.
Pada hari Senin, Menteri Urusan Diaspora Israel, Amichai Chikli, juga menyerukan pembunuhan Presiden Al-Sharaa, menuduhnya sebagai "seorang teroris dan pembunuh brutal."
Provinsi selatan Sweida juga sedang diserang oleh Israel.
Seorang pejabat Israel mengatakan pasukan militer sedang dikerahkan di Dataran Tinggi Golan sebagai persiapan untuk pertempuran selama beberapa hari, seraya mencatat bahwa telah terjadi "pertukaran pesan dengan Amerika mengenai masalah ini".
Ahmed Al-Sharaa merebut kekuasaan Suriah setelah menggulingkan rezim Presiden Bashar al-Assad pada Desember 2024. Sejak itu, Al-Sharaa menjadi presiden sementara Suriah.
Menteri-menteri Israel Serukan Pembunuhan Presiden Al-Sharaa
Sementara itu, Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir, telah menyerukan pembunuhan Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa, menandai seruan kedua dari seorang menteri Israel dalam 24 jam.
"Gambar-gambar mengejutkan dari Suriah membuktikan satu hal: sekali jihadis, tetap jihadis," ujar Ben Gvir dalam sebuah pernyataan video, mengacu pada latar belakang Presiden Al-Sharaa.
"Siapa pun yang membunuh, mencukur kumis, mempermalukan, dan memperkosa tidak dapat diajak bernegosiasi, dan satu-satunya hal yang dapat dilakukan adalah melenyapkan al-Jolani," paparnya, merujuk pada nama samaran Al-Sharaa, Mohammad al-Jolani, sebagaimana dikutip The Times of Israel, Jumat (18/7/2025).
Menteri sayap kanan tersebut juga mengatakan: "Saya mencintai kaum Druze di Israel dan merangkul mereka dengan hangat. Saya katakan kepada mereka: kita harus memukul kepala ular," ujarnya.
Pada hari Senin, Menteri Urusan Diaspora Israel, Amichai Chikli, juga menyerukan pembunuhan Presiden Al-Sharaa, menuduhnya sebagai "seorang teroris dan pembunuh brutal."
Lihat Juga :