Mengejutkan! Jatuhnya Air India yang Tewaskan 260 Orang Diyakini Ulah Bunuh Diri Pilot

Kamis, 17 Juli 2025 - 12:50 WIB
loading...
A A A
Dia menjelaskan bahwa jika dilakukan lebih cepat, pilot yang sedang terbang akan dapat mengambil tindakan mengelak dan mengerem, dan kemudian akan memberi waktu bagi mesin untuk pulih.

"Kami pikir ini pasti bunuh diri kapten," imbuh Bailey.

Pilot Bertanya 'Mengapa'


Temuan awal dari Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat Udara India (AAIB) terkait kecelakaan tersebut menyatakan bahwa salah satu pilot bertanya kepada pilot lainnya mengapa sakelar dipindahkan.

"Dalam rekaman suara kokpit, salah satu pilot terdengar bertanya kepada pilot lainnya mengapa dia mematikan pesawat. Pilot lainnya menjawab bahwa dia tidak melakukannya," katanya.

Wall Street Journal mengutip pilot AS yang telah membaca laporan AAIB yang mengatakan bahwa Co-pilot Clive Kunder kemungkinan besar kewalahan menerbangkan pesawat ketika sakelar bahan bakar dimatikan.

Itu berarti Kapten Sabharwal, yang sedang memantau, kemungkinan besar memindahkan sakelar tersebut.

Kapten Sabharwal adalah seorang veteran di industri penerbangan, sementara Kunder berusia awal 30-an dan masih membangun kariernya.

Boeing 787-8 Dreamliner yang mereka terbangkan sedang dalam perjalanan dari Ahmedabad di India barat ke London ketika jatuh, menewaskan semua kecuali satu dari 242 orang di dalamnya serta 19 orang di darat.

Dalam laporan setebal 15 halaman yang dirilis minggu ini, AAIB menyatakan bahwa setelah pesawat mencapai kecepatan tertinggi yang tercatat, saklar pemutus bahan bakar Mesin 1 dan Mesin 2 beralih dari posisi RUN ke posisi CUT-OFF satu demi satu dengan selisih waktu 0,1 detik.

Saklar-saklar tersebut dihidupkan kembali sekitar 10 detik kemudian, menurut temuan AAIB.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Hasil Turki vs Paraguay...
Hasil Turki vs Paraguay 0-1: Gol 65 Detik Galarza Kubur Mimpi Ay-Yildizlilar ke 32 Besar
Berita Terkini
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Infografis
125 Juta Orang Dapat...
125 Juta Orang Dapat Binasa Akibat Perang Nuklir India-Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved