Momen Horor Penyiar TV Suriah Lari saat Live Ketika Gedung di Dekatnya Dibom Israel
Kamis, 17 Juli 2025 - 09:54 WIB
loading...
A
A
A
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan telah tercapai kesepakatan untuk memulihkan ketenangan di Suriah pada Rabu malam, seraya dia menyalahkan "kesalahpahaman" atas kekerasan tersebut.
"Kami telah menyepakati langkah-langkah spesifik yang akan mengakhiri situasi yang meresahkan dan mengerikan ini malam ini," tulis Rubio di X.
"Ini mengharuskan semua pihak untuk memenuhi komitmen yang telah mereka buat dan inilah yang sepenuhnya kami harapkan dari mereka," lanjut dia, tanpa merinci lebih lanjut isi kesepakatan tersebut.
Rubio, yang sebelumnya mengatakan akan mengharapkan kemajuan nyata dalam beberapa jam, menyalahkan persaingan historis yang telah berlangsung lama atas bentrokan di kota Sweida, yang mayoritas penduduknya Druze, di selatan Suriah, yang disebut Israel sebagai lokasi intervensi militer terbarunya.
"Hal ini menyebabkan situasi yang tidak menguntungkan dan kesalahpahaman, tampaknya, antara pihak Israel dan pihak Suriah," kata Rubio kepada para wartawan di Gedung Putih mengenai situasi tersebut, termasuk pengeboman Israel terhadap markas besar militer Suriah di Damaskus.
“Kami telah berkomunikasi dengan mereka sepanjang pagi dan sepanjang malam—dengan kedua belah pihak—dan kami pikir kami sedang menuju de-eskalasi yang sesungguhnya dan kemudian semoga dapat kembali ke jalur yang benar dan membantu Suriah membangun negara dan mencapai situasi di Timur Tengah yang jauh lebih stabil,” imbuh Rubio.
"Kami telah menyepakati langkah-langkah spesifik yang akan mengakhiri situasi yang meresahkan dan mengerikan ini malam ini," tulis Rubio di X.
"Ini mengharuskan semua pihak untuk memenuhi komitmen yang telah mereka buat dan inilah yang sepenuhnya kami harapkan dari mereka," lanjut dia, tanpa merinci lebih lanjut isi kesepakatan tersebut.
Rubio, yang sebelumnya mengatakan akan mengharapkan kemajuan nyata dalam beberapa jam, menyalahkan persaingan historis yang telah berlangsung lama atas bentrokan di kota Sweida, yang mayoritas penduduknya Druze, di selatan Suriah, yang disebut Israel sebagai lokasi intervensi militer terbarunya.
"Hal ini menyebabkan situasi yang tidak menguntungkan dan kesalahpahaman, tampaknya, antara pihak Israel dan pihak Suriah," kata Rubio kepada para wartawan di Gedung Putih mengenai situasi tersebut, termasuk pengeboman Israel terhadap markas besar militer Suriah di Damaskus.
“Kami telah berkomunikasi dengan mereka sepanjang pagi dan sepanjang malam—dengan kedua belah pihak—dan kami pikir kami sedang menuju de-eskalasi yang sesungguhnya dan kemudian semoga dapat kembali ke jalur yang benar dan membantu Suriah membangun negara dan mencapai situasi di Timur Tengah yang jauh lebih stabil,” imbuh Rubio.
(mas)
Lihat Juga :