Dramatis dan Menegangkan, Ini Momen Pasukan Filipina Cegat Kapal Mata-mata China
Selasa, 15 Juli 2025 - 12:13 WIB
loading...
A
A
A
Kapal mata-mata militer dan kapal penelitian sipil China juga sebelumnya telah dipantau di dekat atau di perairan Filipina.
Pada tahun 2022, Angkatan Laut Filipina membayangi kapal Haiwangxing (792) kelas Dongdiao selama tiga hari saat berlayar di perairan kepulauan Laut Sulu. Manila mengeklaim bahwa kapal penelitian sipil China melakukan survei ilegal di zona ekonomi eksklusifnya pada bulan Mei dan mengirimkan kapal Penjaga Pantai Filipina memantau aktivitas mereka.
Lembaga think tank yang berafiliasi dengan negara China, South China Sea Strategic Probing Initiative, menulis di X: "Wow! Betapa beraninya PCG! Namun, apa hak PCG untuk mencegat kapal militer China di wilayah ini?"
Departemen Luar Negeri Filipina mengonfirmasi pencegatan kapal China itu dalam sebuah pernyataan. "Hari ini, Filipina memperingati sembilan tahun putusan penting Arbitrase Laut China Selatan," katanya.
"Sejak diumumkan oleh Pengadilan Arbitrase, Putusan Arbitrase ini terus berfungsi sebagai panduan untuk penyelesaian sengketa secara damai sesuai dengan hukum internasional dan mekanisme penyelesaian sengketanya, termasuk Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut 1982," paparnya.
Pada tahun 2022, Angkatan Laut Filipina membayangi kapal Haiwangxing (792) kelas Dongdiao selama tiga hari saat berlayar di perairan kepulauan Laut Sulu. Manila mengeklaim bahwa kapal penelitian sipil China melakukan survei ilegal di zona ekonomi eksklusifnya pada bulan Mei dan mengirimkan kapal Penjaga Pantai Filipina memantau aktivitas mereka.
Lembaga think tank yang berafiliasi dengan negara China, South China Sea Strategic Probing Initiative, menulis di X: "Wow! Betapa beraninya PCG! Namun, apa hak PCG untuk mencegat kapal militer China di wilayah ini?"
Departemen Luar Negeri Filipina mengonfirmasi pencegatan kapal China itu dalam sebuah pernyataan. "Hari ini, Filipina memperingati sembilan tahun putusan penting Arbitrase Laut China Selatan," katanya.
"Sejak diumumkan oleh Pengadilan Arbitrase, Putusan Arbitrase ini terus berfungsi sebagai panduan untuk penyelesaian sengketa secara damai sesuai dengan hukum internasional dan mekanisme penyelesaian sengketanya, termasuk Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut 1982," paparnya.
(mas)
Lihat Juga :