Dokter AS Tuding Sniper Israel Sengaja Tembaki Anak-anak Palestina

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:19 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Dokter Bedah AS Ungkap Horor di Ruang Operasi dan Kekejaman Israel

"Dunia Barat membayar bom yang membakar anak-anak hingga tewas," kata Perlmutter. "Mereka membayar peluru yang mencabik-cabik anak-anak itu. Kami terlibat dalam hal ini." Ia menyebut situasi di Gaza sebagai "genosida".

Melansir CBS News, Perlmutter, seorang ahli bedah ortopedi dari Carolina Utara, dan wakil presiden International College of Surgeons, menjadi sukarelawan di Gaza dari akhir April hingga paruh pertama Mei 2024. Ketika diminta untuk menjelaskan apa yang disaksikannya di Gaza, Perlmutter menjawab, "Semua bencana yang saya saksikan, jika digabungkan – 40 perjalanan misi, 30 tahun, Ground Zero, gempa bumi, semua itu – tidak sebanding dengan tingkat pembantaian yang saya saksikan terhadap warga sipil hanya dalam minggu pertama saya di Gaza."

Dan korban sipil, katanya, hampir seluruhnya anak-anak. "Saya belum pernah melihat yang seperti itu sebelumnya," ujarnya.

"Saya telah melihat lebih banyak anak yang terbakar daripada yang pernah saya lihat seumur hidup saya, jika digabungkan. Saya telah melihat lebih banyak anak yang terluka parah hanya dalam minggu pertama... kehilangan bagian tubuh, tertimpa bangunan, sebagian besar, atau ledakan bom, sebagian besar berikutnya," paparnya.

Bahkan, seorang dokter Amerika memberi tahu kami bahwa ia bahkan meninjau CT scan untuk memastikan apa yang ia lihat karena ia "tidak percaya bahwa anak sebanyak ini bisa dirawat di satu rumah sakit dengan luka tembak di kepala." Beberapa penembakan telah terekam dalam video.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
Ronaldo: Sudah Saatnya...
Ronaldo: Sudah Saatnya Dunia Mengakui Lionel Messi yang Terhebat
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Berita Terkini
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved