Dokter Bedah AS Ungkap Horor di Ruang Operasi dan Kekejaman Israel

Minggu, 13 Juli 2025 - 17:38 WIB
loading...
Dokter Bedah AS Ungkap...
Mark Perlmutter, dokter bedah, yang mengungkap horor di ruang operasi dan kekejaman Israel. Foto/X/@Quaterelle
A A A
WASHINGTON - Mark Perlmutter, seorang ahli bedah Amerika yang pernah bekerja di dua rumah sakit di Gaza menceritakan kengerian dan kekejaman tentara Israel kepada warga Gaza. Dia mengatakan bahwa pasien Palestina yang terluka telah meninggal dunia karena kurangnya peralatan dan persediaan.

Mark Perlmutter mengatakan bahwa para dokter terpaksa bekerja di ruang operasi tanpa sabun, antibiotik, atau fasilitas sinar-X, karena Israel telah melanjutkan serangannya terhadap Hamas di Gaza.

Seorang gadis berusia 15 tahun yang terkena tembakan senapan mesin Israel saat mengendarai sepedanya adalah salah satu dari banyak anak yang terluka yang menurut . Perlmutter harus dioperasi.

Perlmutter mengungkapkan kepada BBC tak lama setelah akhir perjalanan keduanya ke Gaza - yang pertama sekitar setahun yang lalu. Mengkritik tindakan Israel di Jalur Gaza, ia sebelumnya menyerukan embargo senjata dan mengatakan bahwa serangan Israel terhadap Gaza merupakan genosida, yang dibantah keras oleh Israel.

Dia bekerja di Rumah Sakit Al-Aqsa di Deir al-Balah di pusat wilayah tersebut dan kemudian di Rumah Sakit Nasser di selatan Gaza. Ia telah bekerja untuk Humanity Auxilium di Gaza sebagai bagian dari program Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang lebih luas. Ia berada di Rumah Sakit Nasser ketika rumah sakit tersebut diserang oleh serangan udara Israel, yang menargetkan Ismail Barhoum, kepala keuangan Hamas.

Perlmutter mengatakan kepada BBC bahwa Barhoum berada di rumah sakit untuk menerima perawatan medis lebih lanjut. Ia mengatakan bahwa sebagai pasien di rumah sakit, Barhoum memiliki hak untuk dilindungi berdasarkan Konvensi Jenewa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Iran Beberkan Alasan...
Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump
Rekomendasi
10 Muharram dan Kematian...
10 Muharram dan Kematian Firaun: Akhir Sang Raja yang Mengaku Tuhan
Kroasia Kalahkan Panama,...
Kroasia Kalahkan Panama, Gol Ante Budimir Jaga Asa Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
Inggris vs Ghana 0-0,...
Inggris vs Ghana 0-0, Laga Hambar di Boston
Berita Terkini
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved