Dokter AS Tuding Sniper Israel Sengaja Tembaki Anak-anak Palestina

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:19 WIB
loading...
Dokter AS Tuding Sniper...
Sniper Israel sengaja tembaki anak-anak Palestina. Foto/X/@TreyYingst
A A A
GAZA - Dokter bedah Amerika Serikat (AS) Mark Perlmutter mengklaim bahwa penembak jitu Israel sengaja menargetkan anak-anak di Gaza. Itu dikarenakan anak-anak Palestina itu ditembak bukan hanya sekali, tetapi dua kali oleh sniper dari jarak jauh.

Perlmutter mengatakan bahwa saat ia menjadi sukarelawan di rumah sakit Eropa Khan Younis di Gaza selatan , ia "melihat dua anak yang ditembak dua kali". Ia menambahkan: "Tidak ada anak yang ditembak dua kali karena kesalahan."

Melansir France 24, Perlmutter mengklaim ia tidak melihat "satu pun pejuang Palestina", baik yang berjalan hidup maupun sebagai pasien.

"Metadata membuktikan itu nyata," tambah Perlmutter, merujuk pada artikel terbaru yang diterbitkan oleh The New York Times yang merinci pengalaman mengerikan para dokter di Gaza seperti dirinya.

Bahkan dalam wawancara dengan CBS News, Perlmutter menjelaskan bahwa dia punya dua anak yang saya foto, yang ditembak dengan sangat sempurna di dada. "Saya tidak bisa meletakkan stetoskop saya di atas jantung mereka dengan lebih akurat, dan tepat di sisi kepala, pada anak yang sama. Tidak ada balita yang ditembak dua kali secara tidak sengaja oleh 'penembak jitu terbaik di dunia'. Dan tembakannya tepat sasaran," katanya,

Tragedi kemanusiaan itu bukan hanya menjadi tanggung jawab Israel. Tetapi, negara-negara Barat, termasuk AS yang mendukung kekejaman Israel. Meskipun berulang kali menyerukan gencatan senjata, AS tetap melanjutkan bantuan militernya kepada Israel sejak dimulainya perang di Gaza, yang dimulai setelah serangan yang dipimpin Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
Momen Horor Mahasiswi...
Momen Horor Mahasiswi Tewas Main Rope Jump, Tali Belum Terpasang Terjun 40 Meter
Rekomendasi
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
FA Simpan Tiket Murah...
FA Simpan Tiket Murah Piala Dunia 2026 untuk Fans Inggris
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Berita Terkini
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved