Bagaimana Arah Politik Thailand setelah Upaya Pemakzulan PM Paetongtarn?

Minggu, 13 Juli 2025 - 04:55 WIB
loading...
A A A
Paetongtarn, yang secara luas dianggap sebagai pewaris politik Thaksin, mengambil alih Partai Pheu Thai, sebuah partai populis dengan dukungan kuat dari pedesaan, setelah mantan perdana menteri tersebut digulingkan. Pheu Thai, yang berada di posisi kedua dalam pemilihan umum 2023, membentuk koalisi yang rapuh dengan Partai Bhumjaithai yang lebih konservatif, yang mewakili kepentingan bisnis.

Bhumjaithai sejak itu telah menarik diri dari koalisi, dengan alasan kekhawatiran atas skandal panggilan telepon tersebut. Pemimpin partai Anutin Charnvirakul, yang juga menjabat sebagai menteri kesehatan, telah lama berselisih dengan Paetongtarn.

4. Nasionalisme Thailand Kembali Bangkit

“Meskipun ia berhasil lolos dari mosi tidak percaya sebelumnya, koalisi yang melemah, di bawah tekanan ketegangan yang dipicu oleh nasionalisme, mungkin tidak akan mampu bertahan lagi,” kata Mark Cogan, profesor madya studi perdamaian dan konflik di Universitas Kansai Gaidai, dilansir Anadolu.

Partai Move Forward memenangkan pemilu 2023 tetapi kemudian dibubarkan oleh Mahkamah Konstitusi karena mengusulkan amandemen undang-undang yang melarang penghinaan terhadap monarki, yang memicu pergolakan politik lebih lanjut.

5. Turbulensi Ekonomi Akan Terjadi

Turbulensi politik bertepatan dengan kesulitan ekonomi.

“Sektor pariwisata dan manufaktur Thailand terus menunjukkan tanda-tanda kesulitan. Jumlah wisatawan yang berkunjung ke negara ini belum kembali ke tingkat sebelum COVID-19,” kata Cogan.

Antara tahun 2020 dan 2024, PDB Thailand hanya tumbuh 2,6%, dibandingkan dengan 18% dalam periode lima tahun sebelumnya, menurut Bank Dunia. Bank Dunia baru-baru ini memangkas proyeksi pertumbuhannya untuk tahun 2025 menjadi 1,8%, dengan alasan ancaman tarif AS.

"Thailand tidak bergerak ke mana pun di tengah ketidakstabilan ini," kata Cogan. "Agenda ekonomi Pheu Thai, yang terhenti akibat pertikaian internal koalisi, telah tergelincir."

Mahkamah Konstitusi telah memberi Paetongtarn waktu 15 hari untuk menyampaikan pembelaannya. Putusan tersebut dapat mengakibatkan pemulihan jabatannya atau pemecatan permanen.

Para pengamat yakin bahwa meskipun ia dibebaskan, masa depan politiknya tampak suram.

“Paetongtarn mungkin dianggap telah kehilangan kekuatannya, dan masa jabatan politiknya dalam dua tahun tersisa dari masa jabatan parlemen saat ini diragukan,” kata Thitinan, seraya mencatat meningkatnya protes jalanan oleh lawan-lawan konservatif, ketidakpuasan publik, dan kritik di parlemen.

6. Pemilu yang Dipercepat Akan Dilaksanakan

Wanwichit mengatakan pemilihan umum dini tidak dapat dihindari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Fakta Kebakaran Bar...
3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
Sidang Pemakzulan Digelar,...
Sidang Pemakzulan Digelar, Nasib Wakil Presiden di Ujung Tanduk
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
27 Orang Tewas Akibat...
27 Orang Tewas Akibat Kebakaran di Bar Bangkok, Kemlu: Tidak Ada Korban WNI
Trump Tuduh China Akses...
Trump Tuduh China Akses Ilegal Data Pemilih AS
Presiden Hungaria Sulyok...
Presiden Hungaria Sulyok Dilengserkan, Era Loyalis Viktor Orban Berakhir
Rekomendasi
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
Tim Futsal MNC University...
Tim Futsal MNC University Borong Dua Gelar Juara dalam Dua Turnamen Bergengsi
Berita Terkini
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Infografis
4 Perempuan yang Mengguncang...
4 Perempuan yang Mengguncang Politik Global Sepanjang 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved