Korea Utara Gencar Produksi Senjata Kimia, Bakal Digunakan Lebih Dulu sebelum Bom Nuklir

Kamis, 10 Juli 2025 - 08:11 WIB
loading...
Korea Utara Gencar Produksi...
Korea Utara gencar produksi senjata kimia, dan akan menggunakannya lebih dulu sebelum senjata nuklir jika terjadi perang skala penuh. Foto/KCNA
A A A
PYONGYANG - Korea Utara (Korea Utara) telah meningkatkan produksi senjata kimia yang difungsikan sebagai senjata strategis di samping senjata nuklir. Rezim Pyongyang, yang dipimpin Kim Jong-un, bertekad menggunakan senjata kimia lebih dulu sebelum senjata atom jika terjadi perang skala penuh.

Dokumen militer internal negara itu mengungkapkan bahwa senjata kimia dianggap sebagai "cara tertinggi untuk merespons segera sebelum penggunaan senjata nuklir", dengan level pentingnya yang meningkat secara bertahap.

Seorang sumber tingkat tinggi Korea Utara, yang dikutip Daily NK, baru-baru ini mengatakan bahwa negara itu menganggap senjata kimia sebagai pencegah strategis dan telah memperluas sistem penelitian, pengembangan, dan produksi secara eksponensial.

Baca Juga: Aliansi QUAD Pimpinan AS Desak Korut Lucuti Senjata Nuklir, Rezim Kim Jong-un Marah

"Senjata kimia diklasifikasikan sebagai senjata yang dapat digunakan dan merupakan cara paling realistis dalam persiapan untuk perang skala penuh," kata sumber tersebut.

"Pihak berwenang meyakini senjata kimia adalah senjata strategis untuk menetralisir markas dan fasilitas militer utama musuh terlebih dahulu sebelum menggunakan senjata nuklir," lanjut dia, yang dilansir Kamis (10/7/2025).

Rezim Pyongyang meyakini bahwa kepemilikan senjata kimia saja dapat menekan musuh sebelum perang dimulai, sehingga membuat mereka ragu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Viral! Sekuriti Apartemen...
Viral! Sekuriti Apartemen Temukan Emas Ratusan Juta di Tempat Sampah, Kembalikan ke Pemilik
Rekomendasi
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Perkuat Daya Saing,...
Perkuat Daya Saing, LOTTE Chemical Indonesia Raih Tiga Sertifikasi ISO
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Berita Terkini
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Infografis
Siapa Lebih Unggul Pakistan...
Siapa Lebih Unggul Pakistan atau India dalam Senjata Nuklir?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved