Korea Utara Gencar Produksi Senjata Kimia, Bakal Digunakan Lebih Dulu sebelum Bom Nuklir

Kamis, 10 Juli 2025 - 08:11 WIB
loading...
A A A
Fasilitas produksi dan penyimpanan senjata kimia Korea Utara sebagian besar tersebar di daerah dataran tinggi dekat Hamhung, Hungnam, Sinpo, Munchon, dan Kanggye. Sebagian besar menyamar sebagai pabrik pupuk, pestisida, dan farmasi, kata sumber tersebut.

Fasilitas-fasilitas tersebut sepenuhnya tertutup dari dunia luar, dan bahkan pejabat senior pun harus memiliki tiket sekali pakai untuk mengunjungi lokasi tersebut. Sistem enkripsi tiket tersebut berubah setiap tiga bulan.

Antara tahun 2022 hingga 2024, sistem pencampuran presisi dan peralatan otomatis diperluas secara signifikan di beberapa fasilitas—jumlah lini produksi yang sepenuhnya otomatis telah meningkat, menurut sumber tersebut.

“Korea Utara secara terbuka membanggakan senjata nuklirnya, tetapi diam-diam telah dengan cepat mengembangkan senjata kimia yang lebih senyap dan mematikan,” kata sumber itu.

“Secara internal, Korea Utara terus-menerus menekankan bahwa mereka telah mempersiapkan banyak ancaman tak terlihat," imbuh dia.

Korea Utara menganggap pembunuhan Kim Jong Nam (kakak tiri Kim Jong-un) pada tahun 2017 menggunakan gas saraf VX sebagai “keberhasilan operasional yang presisi dan rahasia", dan saat ini sedang mengembangkan obat biokimia baru yang dapat melumpuhkan target tanpa membunuh mereka.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Gempa Venezuela, Badan...
Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang
Rekomendasi
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
SMP Islam Amalina Raih...
SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
Gelar Santunan Yatim...
Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PT Pegadaian CPS Pondok Aren Perkokoh Komitmen ESG
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
Kim Jong-un Janji Perbanyak...
Kim Jong-un Janji Perbanyak Bom Nuklir saat Trump Ingin Lucuti Senjata Korut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved