Korea Utara Gencar Produksi Senjata Kimia, Bakal Digunakan Lebih Dulu sebelum Bom Nuklir

Kamis, 10 Juli 2025 - 08:11 WIB
loading...
A A A
Korea Utara memiliki sistem khusus untuk mengelola dan mengoperasikan senjata kimia. Biro Pertahanan Nuklir-Kimia (NCDB) dari Departemen Staf Umum Angkatan Darat Korea Utara menangani senjata-senjata tersebut. Organisasi ini mengoperasikan tujuh brigade senjata kimia di seluruh negeri—unit-unit yang secara bersamaan menangani misi serangan kimia, dekontaminasi, dan perlindungan.

Unit-unit tersebut melakukan operasi latihan lapangan dua kali setahun, di musim panas dan musim dingin, dengan mengenakan masker gas dan pakaian pelindung. Selama beberapa latihan evaluasi, mereka menggunakan agen kimia asli ketika pihak berwenang memeriksa kemampuan tempur mereka.

Korea Utara menjaga keamanan ketat di sekitar unit-unit tersebut, membakar masker gas dan pakaian pelindung yang digunakan selama latihan.

Rencana operasional Korea Utara mencakup skenario yang menyerukan penggunaan senjata kimia secara preemptif di wilayah dekat garis demarkasi militer antar-Korea 48 jam sebelum perang dimulai. Sasarannya mencakup fasilitas militer utama seperti Gedung Biru Korea Selatan, pusat komando garis depan, dan lapangan terbang, dengan serangan presisi menggunakan rudal dan peluru artileri yang membawa hulu ledak kimia sebagai taktik utama.

“Korea Utara telah menyelesaikan uji coba peluncuran rudal balistik yang membawa senjata kimia,” kata sumber tersebut. “Korea Utara juga sedang bersiap untuk mengerahkan senjata kimia dengan beberapa unit garis depan.”

Produksi dan Pengembangan Senjata Kimia Secara Rahasia


Sistem penelitian, persetujuan, dan operasi senjata kimia Korea Utara dibagi dan dispesialisasikan secara cermat. Penelitian dan pengembangan ditangani oleh pusat penelitian kimia Akademi Ilmu Pertahanan Nasional, persetujuan oleh pusat penyaringan senjata kimia Biro Umum Peralatan Kementerian Pertahanan, dan operasi personel dan peralatan oleh NCDB Departemen Staf Umum.

“Penelitian, produksi, persetujuan, dan operasi dipisahkan secara ketat, tetapi semua lembaga bekerja sama,” kata sumber tersebut. “Semua ini terjadi di bawah arahan partai.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Viral! Sekuriti Apartemen...
Viral! Sekuriti Apartemen Temukan Emas Ratusan Juta di Tempat Sampah, Kembalikan ke Pemilik
Rekomendasi
Ducati hingga Tas Dior...
Ducati hingga Tas Dior Rampasan Kasus Korupsi K3 Bakal Dilelang KPK Desember 2026
Beda dengan Roy Suryo,...
Beda dengan Roy Suryo, Dokter Tifa Tidak Ajukan Gugatan Praperadilan
Selesai Diperiksa Kasus...
Selesai Diperiksa Kasus Kuota Haji, Eks Dirjen PHU Hilman Latief: Diminta Keterangan Saja
Berita Terkini
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Infografis
Ribuan Tentara Inggris...
Ribuan Tentara Inggris Digunakan dalam Tes Bom Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved