Aliansi QUAD Pimpinan AS Desak Korut Lucuti Senjata Nuklir, Rezim Kim Jong-un Marah

Jum'at, 04 Juli 2025 - 09:22 WIB
loading...
Aliansi QUAD Pimpinan...
Rezim Kim Jong-un marah setelah aliansi QUAD pimpinan AS mendesak Korea Utara melucuti senjata nuklirnya. Foto/KCNA
A A A
PYONGYANG - Rezim Kim Jong-un yang berkuasa di Korea Utara (Korut) marah setelah aliansi QUAD (Amerika Serikat, Australia, Jepang, dan India) mendesak Pyongyang melucuti senjata nuklirnya atau denuklirisasi total. Pyongyang tegaskan status Korut sebagai negara bersenjata nuklir tidak bisa diubah.

Kemarahan Korea Utara itu disampaikan Kementerian Luar Negeri-nya pada hari Jumat (4/7/2025), sebagaimana disiarkan KCNA.

Kementerian itu menyebut tindakan aliansi QUAD pimpinan Amerika sebagai "provokasi politik yang serius". "Amerika Serikat berusaha mengubah situasi yang ada secara sepihak di Semenanjung Korea dengan kekerasan atau cara yang memaksa," kata kementerian tersebut.

Baca Juga: Korea Utara Bela Iran, Sebut Agresi Israel Kejahatan Tak Termaafkan

"Kementerian Luar Negeri mengecam keras dan menolak tindakan jahat AS yang dengan jelas mengungkap niat permusuhannya yang tidak berubah-ubah terhadap Korea Utara," lanjut kementerian itu dengan menyatakan kekhawatiran serius atas konsekuensi negatif yang akan ditimbulkannya.

Menurut kementerian itu, Amerika Serikat mencampuri kedaulatan negara yang merdeka, memicu konfrontasi, dan menciptakan ketidakstabilan dalam hubungan internasional, dengan mengeklaim Washington merupakan faktor risiko utama yang menghambat perdamaian dan keamanan di kawasan dan dunia.

"Tidak ada yang dapat mengubah posisi Republik Rakyat Demokratik Korea (DPRK) sebagai negara bersenjata nuklir," imbuh kementerian itu, memperingatkan bahwa merupakan haknya untuk mengambil tindakan balasan yang tepat dan reflektif yang bersifat membela diri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Iran Nyatakan Selat...
Iran Nyatakan Selat Hormuz Tetap Ditutup Sampai AS Penuhi Syarat Teheran
Ganas! Iran Gempur Markas...
Ganas! Iran Gempur Markas Komando AS di Suriah, Klaim Bunuh Tentara dan Hancurkan Heli
Rekomendasi
Berawal dari Iseng Main...
Berawal dari Iseng Main TikTok, Ini Perjalanan Sukses Kreator Konten Nickysya
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
MA-Kemenkum: Kepastian...
MA-Kemenkum: Kepastian Hukum dan Pemahaman BJR Penting dalam Pengambilan Keputusan di BUMN
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved