Hamas: Gaza Tak Akan Menyerah

Rabu, 09 Juli 2025 - 21:05 WIB
loading...
A A A
Profesor Eyal Benvenisti, pakar hukum internasional terkemuka dan direktur Lauterpacht Centre di Universitas Cambridge, turut menulis opini hukum yang pedas dan memperingatkan bahwa kebijakan Israel untuk "memusatkan dan memindahkan" penduduk Gaza secara paksa merupakan pelanggaran berat hukum internasional.

Diterbitkan pada 8 Juli di Haaretz, opini yang ditulis bersama filsuf hukum Profesor Chaim Gans ini mengecam kampanye IDF saat ini, yang dijuluki Operasi "Kereta Perang Gideon", sebagai kasus nyata pemindahan penduduk secara paksa, sebuah kejahatan yang dilarang berdasarkan Konvensi Jenewa Keempat dan diklasifikasikan sebagai kejahatan perang sekaligus kejahatan terhadap kemanusiaan berdasarkan Statuta Roma.

Benvenisti menjelaskan bahwa berdasarkan hukum internasional, pemindahan warga sipil selama masa perang hanya diperbolehkan dalam situasi yang sangat terbatas dan terdefinisi dengan jelas—terutama ketika sangat dibutuhkan untuk melindungi mereka dari bahaya langsung. Meskipun demikian, persyaratan yang ketat harus dipenuhi: evakuasi harus bersifat sementara, warga sipil harus dijamin rute aman dan akses bantuan, dan mereka harus diizinkan pulang setelah pertempuran berakhir.

Menurut Benvenisti, perintah Israel saat ini untuk "memusatkan dan memindahkan" penduduk Gaza gagal memenuhi semua persyaratan ini. Alih-alih bertujuan melindungi warga sipil, rencana tersebut, menurutnya, dirancang untuk mengusir warga Palestina sepenuhnya dari Gaza.

Hal ini diperkuat oleh pernyataan publik dari Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan mantan Kepala Staf IDF Moshe Ya'alon, yang secara terbuka menggambarkan kebijakan tersebut sebagai pengusiran permanen warga Palestina dari wilayah tersebut, yang merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional.

Dalam pidato Knesset di bulan Mei, Netanyahu secara eksplisit mengatakan: "Kami semakin banyak menghancurkan rumah [mereka], mereka tidak punya tempat untuk kembali. Satu-satunya hasil yang jelas adalah keinginan warga Gaza untuk beremigrasi ke luar Jalur Gaza."

Para ahli hukum menafsirkan hal ini sebagai bukti langsung adanya niat untuk memindahkan warga sipil secara paksa, suatu tindakan yang menurut Benvenisti dapat dihukum berdasarkan hukum Israel dan internasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Perang Makin Sengit,...
Perang Makin Sengit, Iran Siapkan Kemungkinan Perang Darat Lawan AS
Rekomendasi
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Berita Terkini
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved