Iran Kecam Trump, Garda Revolusi Siapkan Perang Menghancurkan jika Diserang Lagi
Minggu, 29 Juni 2025 - 04:55 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya pada hari Sabtu, ribuan warga Iran berkumpul di Teheran untuk menghadiri prosesi pemakaman bagi para korban tewas dalam serangan udara Israel baru-baru ini, termasuk komandan militer, ilmuwan nuklir, dan warga sipil.
Konflik selama 12 hari antara Israel dan Iran meletus pada tanggal 13 Juni ketika Israel melancarkan serangan udara di lokasi militer, nuklir, dan sipil Iran, menewaskan sedikitnya 606 orang dan melukai 5.332 orang, menurut Kementerian Kesehatan Iran.
Teheran melancarkan serangan rudal dan pesawat nirawak balasan terhadap Israel, menewaskan sedikitnya 29 orang dan melukai lebih dari 3.400 orang, menurut angka yang dirilis oleh Universitas Ibrani Yerusalem.
Konflik tersebut terhenti di bawah gencatan senjata yang disponsori AS yang mulai berlaku pada tanggal 24 Juni.
Konflik selama 12 hari antara Israel dan Iran meletus pada tanggal 13 Juni ketika Israel melancarkan serangan udara di lokasi militer, nuklir, dan sipil Iran, menewaskan sedikitnya 606 orang dan melukai 5.332 orang, menurut Kementerian Kesehatan Iran.
Teheran melancarkan serangan rudal dan pesawat nirawak balasan terhadap Israel, menewaskan sedikitnya 29 orang dan melukai lebih dari 3.400 orang, menurut angka yang dirilis oleh Universitas Ibrani Yerusalem.
Konflik tersebut terhenti di bawah gencatan senjata yang disponsori AS yang mulai berlaku pada tanggal 24 Juni.
(ahm)
Lihat Juga :