Iran Kecam Trump, Garda Revolusi Siapkan Perang Menghancurkan jika Diserang Lagi

Minggu, 29 Juni 2025 - 04:55 WIB
loading...
Iran Kecam Trump, Garda...
Garda Revolusi siapkan perang menghancurkan jika diserang lagi. Foto/X
A A A
TEHERAN - Pejabat senior militer Iran Brigadir Jenderal Ramezan Sharif mengeluarkan peringatan keras pada hari Sabtu, mengancam akan memberikan respons yang keras terhadap setiap serangan di masa mendatang terhadap kepentingan Iran. Dia juga mengecam pernyataan yang dibuat oleh Presiden AS Donald Trump.

Brigadir Jenderal Ramezan Sharif, juru bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), menepis pernyataan Trump baru-baru ini sebagai "omong kosong," dengan mengatakan bahwa pernyataan itu adalah "hasil dari kekalahan telak Iran."

"Jika kepentingan dan aset nasional Iran diserang lagi, respons kami kali ini akan berbeda, lebih menghancurkan dan merusak, dan dapat mempercepat keruntuhan rezim Amerika," Sharif memperingatkan dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh kantor berita Iran Fars.

Secara terpisah, Mohammad Reza Naqdi, wakil komandan untuk koordinasi di korps pengawal, memperingatkan: "Jika ada serangan sekecil apa pun terhadap otoritas agama Syiah mana pun, baik berhasil atau tidak, tidak ada satu pun agen Amerika yang akan meninggalkan wilayah ini hidup-hidup. Semua diplomat, personel militer, dan karyawan Amerika di wilayah tersebut akan terbunuh atau ditangkap."

Komentar itu muncul setelah Trump pada hari Jumat mengkritik tajam Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, dengan memperingatkan bahwa ia akan mempertimbangkan untuk mengebom negara itu lagi jika Teheran terus memperkaya uranium.

Melansir Anadolu, pada tanggal 22 Juni, AS menjatuhkan enam bom penghancur bunker di fasilitas nuklir Fordo dan meluncurkan puluhan serangan rudal jelajah di lokasi di Natanz dan Isfahan sebagai bagian dari kampanyenya melawan program nuklir Iran.

Baca Juga: Pakar Ini Sebut Tujuan AS dan Israel Menyerang ke Iran Gagal Total
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
AS Sesumbar Siap Fasilitasi...
AS Sesumbar Siap Fasilitasi Iran jika Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
Wabah Parasit di Michigan...
Wabah Parasit di Michigan Meluas, Lebih dari 3.300 Orang Terinfeksi
Palestina: Militer Israel...
Palestina: Militer Israel Kuasai 80% Wilayah Gaza
Rekomendasi
20 Tahun Tsunami Pangandaran,...
20 Tahun Tsunami Pangandaran, Ahli: Megathrust Ancaman Nyata
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
Prabowo: Pemimpin Indonesia...
Prabowo: Pemimpin Indonesia Bukan Pemimpin yang Bodoh, Naif, ataupun Penakut
Berita Terkini
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved