Donald Trump Murka Politisi Muslim Zohran Mamdani Jadi Calon Wali Kota New York

Kamis, 26 Juni 2025 - 12:27 WIB
loading...
A A A
Pada hari-hari terakhir pemilihan pendahuluan Partai Demokrat, Mamdani mengomentari serangan yang tak terhitung jumlahnya yang telah dia hadapi karena agamanya.

“Saya menerima pesan yang mengatakan, ‘Satu-satunya Muslim yang baik adalah Muslim yang sudah meninggal’,” katanya pada konferensi pers. “Saya menerima ancaman terhadap hidup saya, terhadap orang-orang yang saya cintai. Dan saya berusaha untuk tidak membicarakannya," paparnya.

Dalam pidato kemenangannya pada Rabu, Mamdani berkata: "Malam ini kita membuat sejarah", seraya menambahkan bahwa warga New York telah membela kota yang mampu mereka dukung.

Mamdani, putra imigran India, juga telah berbicara untuk Palestina dan menuduh Israel melakukan genosida dalam serangannya yang terus-menerus terhadap Gaza. Itu menjadikannya target utama bagi Trump dan pendukung setia Partai Republik.

Keberhasilannya telah dilihat sebagai teguran bagi kaum sentris Demokrat yang mendukung Cuomo yang berkuasa, karena partai tersebut berjuang secara nasional dalam mencari cara untuk melawan gerakan sayap kanan presiden.

Partai Demokrat telah berjuang untuk menjadikan kasus mereka sebagai alternatif yang kredibel bagi Partai Republik sejak kekalahan Kamala Harris dari Trump dalam pemilihan presiden tahun 2024—yang sebagian dianggap sebagai penolakan terhadap politik identitas dan apa yang disebut ideologi "bangkit".

"Ini adalah gempa bumi politik," kata direktur Institut Opini Publik Universitas Marist, Lee Miringoff, kepada The New York Post, Kamis (26/6/2025).

"Kekalahan tak dikenal atas Andrew Cuomo adalah pergantian kepemimpinan. Lebih banyak pemilih Demokrat yang lebih muda, dan pandangan mereka harus diperhitungkan."

Konsultan Demokrat Trip Yang menggambarkannya kepada The New York Times sebagai "kekalahan terbesar dalam sejarah New York City modern".

“Perlombaan menunjukkan pemilih Demokrat mulai bosan dengan wajah-wajah lama yang sama dan mereka bersedia bertaruh pada pendatang baru,” kata ahli strategi politik Andrew Koneschusky, mantan penasihat Senat Demokrat.

“Ke depannya, kita mungkin akan melihat pemilihan pendahuluan Demokrat yang lebih kompetitif dan lebih banyak kejutan seperti ini. Ini berita buruk bagi Demokrat yang mapan, tetapi bisa jadi baik bagi partai secara keseluruhan," paparnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Presiden Venezuela Terenyuh...
Presiden Venezuela Terenyuh Puluhan Negara Bantu Cari Korban Gempa, Nyaris 2.000 Orang Tewas
Rekomendasi
Raisa Diduga Jalan Bareng...
Raisa Diduga Jalan Bareng Chef Asal Prancis di Tokyo, Netizen Bahas Finansial sang Pria
Perkuat Kualitas Informasi,...
Perkuat Kualitas Informasi, Pegadaian Berkomitmen Tingkatkan Kompetensi Ratusan Jurnalis
Pertaruhan Masa Depan...
Pertaruhan Masa Depan Ketahanan Energi, Komut Pertamina Cek Keandalan GRR Tuban
Berita Terkini
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved