Donald Trump Murka Politisi Muslim Zohran Mamdani Jadi Calon Wali Kota New York

Kamis, 26 Juni 2025 - 12:27 WIB
loading...
Donald Trump Murka Politisi...
Politisi Muslim Zohran Mamdani menang bursa calon wali kota New York Partai Demokrat. Presiden AS Donald Trump marah atas majunya Mamdani sebagai calon wali kota New York. Foto/Manhattan Institute
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump marah setelah politisi Muslim Zohran Mamdani pemilihan pendahuluan Partai Demokrat untuk calon wali kota New York. Trump menyebut Mamdani sebagai "orang gila komunis 100%".

Mamdani, politisi yang menyatakan dirinya sebagai seorang sosialis, berhasil membuat kejutan politik—mengalahkan mantan Gubernur New York Andrew Cuomo dalam sebuah kontes yang dianggap sebagai pertarungan untuk masa depan Partai Demokrat.

Anggota dewan kelahiran Uganda itu berada di belakang Cuomo dalam jajak pendapat hingga menjelang akhir pemilihan pendahuluan, menguat dengan pesan tentang sewa yang lebih rendah, perawatan anak universal, dan layanan bus gratis.

Baca Juga: Bos NATO Panggil Trump Daddy, Bela Omelan Kasarnya pada Iran dan Israel

Jika terpilih pada bulan November, pria berusia 33 tahun itu akan menjadi wali kota Muslim pertama dalam sejarah New York City.

Menurut pejabat kota setempat, Mamdani telah memperoleh 43 persen suara dengan 95 persen surat suara telah dihitung. Cuomo, yang memperoleh sekitar 36 persen, mengonfirmasi kepada para pendukungnya bahwa dia telah menghubungi saingannya dan mengakui kekalahan—dan tampaknya tidak memiliki peluang untuk mengejar saingannya.

Kemenangan Mamdani dirayakan secara luas oleh Partai Demokrat dan warga New York—tetapi tidak oleh Presiden Donald Trump, yang mempertimbangkan kekacauan politik di bekas kampung halamannya dalam serangkaian posting amarah di Truth Social.

"Akhirnya terjadi, Demokrat telah melewati batas," tulis Trump.

“Zohran Mamdani, seorang komunis gila 100%, baru saja memenangkan pemilihan pendahuluan Partai Demokrat, dan sedang dalam perjalanan untuk menjadi wali kota. Kita pernah memiliki kaum kiri radikal sebelumnya, tetapi ini menjadi sedikit konyol," paparnya.

“Dia terlihat buruk, suaranya serak, dia tidak terlalu pintar, dia mendapat AOC+3, semua orang bodoh mendukungnya, dan bahkan senator Palestina kita yang hebat, Chuck Schumer yang menangis, sedang merendahkan diri padanya. Ya, ini adalah momen besar dalam sejarah negara kita!” sambung Trump.

Schumer, yang merupakan pemimpin minoritas Senat AS, sejatinya beragama Yahudi dan bukan keturunan Palestina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Bangunan Bimbingan Belajar...
Bangunan Bimbingan Belajar Ambruk, 14 Anak Tewas
Rekomendasi
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
Inggris vs DR Kongo:...
Inggris vs DR Kongo: Gol Kilat Brian Cipenga Kejutkan The Three Lions
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Berita Terkini
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved